Vaksinasi Anak, Tunggu Target Terlampaui

PATUH: Proses vaksinasi usia remaja di Kabupaten Batang, Kamis (16/12). (ANTARA/JOGLO JATENG)

BATANG, Joglo Jateng — Vaksinasi anak usia 6-11 tahun di Kabupaten Batang sampai saat ini belum dapat terlaksana. Dikarenakan harus  menunggu vaksinasi untuk kalangan dewasa, baik masyarakat umum maupun Lanjut usia (Lansia) mencapai target yang diharapkan.

Kepala Bidang Pengendalian dan Pemberantasan Penyakit (P2P) Dinas Kesehatan (Dinkes), Yuli Suryandaru membenarkan hal tersebut. Menurutnya, vaksinasi anak usia enam sampai sebelas tahun baru dapat dilaksanakan apabila vaksinasi melebihi target yang dicapai.

“Capaian vaksinasi untuk umum baru 63 persen dan Lansia 50 persen. Jadi karena belum mencapai target, Batang belum bisa melaksanakan vaksinasi anak,” ujarnya, Kamis (16/12).

Ia mengungkapkan, pihaknya masih berkonsentrasi pada upaya pencapaian target vaksinasi sebesar 70 persen untuk umum dan 60 persen untuk Lansia. Baru setelah itu vaksinasi anak mulai dilakukan.

Lalu, vaksinasi pada anak tujuannya juga sama. Yakni untuk melindungi tubuh mereka dari Virus Corona. “Vaksinasi itu akan membentuk sistem antibodi dalam tubuh anak, sehingga ketika ada virus masuk bisa diatasi oleh antibodi itu,” lanjutnya.

Menurutnya, untuk vaksinansi anak yang paling recommended adalah Vaksin jenis sinovac. Tapi tidak menutup kemungkinan, jika vaksin lain seperti Pfizer sudah menjalani uji laboratorium di Biofarma dan dikeluarkan surat izinnya, pasti bisa digunakan.

Yuli menuturkan,  jeda antara dosis pertama ke dosis kedua untuk anak sama dengan orang dewasa, yakni satu bulan. Dengan demikian, secepatnya target vaksinansi bisa tercapai sehingga vaksinasi anak bisa segera dilakukan.

“Kalau target sudah terlampaui, otomatis kita akan menggelar vaksinasi untuk anak. Mudah-mudahan Januari tahun 2022 sudah bisa dilaksanakan,” pungkasnya. (fif/ziz)