Pemkab Pemalang Capai Target Vaksinasi pada Hari Bahagia

pencanangan vaksinasi anak dan booster di gedung DPRD
BUKA: Bupati saat memberikan sambutan dalam pencanangan vaksinasi anak dan booster di gedung DPRD, Senin (24/1/22). (UFAN FAUDHIL / JOGLO JATENG)

PEMALANG, Joglo Jateng – Capaian vaksinasi Kabupaten Pemalang tembus target pada hari bahagia Pemalang ke-447, Senin (24/1). Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Pemalang melalui Dinas Kesehatan (Dinkes) menggelar vaksinasi anak usia 6-11 tahun dan vaksin lanjutan (Booster) di gedung baru Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Pemalang.

Bupati Pemalang Mukti Agung Wibowo menyampaikan apresiasi kepada Kapolres, Dandim 0711, dan kepala organisasi pemerintah daerah (OPD), utamanya Kepala Dinkes. Karena telah berkomitmen, bekerja keras, dan berpartisipasi aktif menangani pandemi Covid-19. Dengan harapan, masyarakat dapat terhindar dari penularan virus dan kegiatan masyarakat berlangsung normal.

“Karena kerja sama kita semua, capaian vaksinasi Covid-19 dosis satu telah mencapai 70,05 persen dan lansia 62,71 persen. Dengan itu Pemalang saat ini dapat menyelenggarakan vaksinasi anak usia 6-11 tahun dan vaksinasi Booster,” ungkapnya.

Lebih lanjut, pihaknya menjelaskan, tujuan utama vaksinasi anak 6-11 tahun ini untuk mencegah penularan pada anak. Serta mendukung pembelajaran tatap muka (PTM) yang sudah mulai berlangsung.

“Sebelum menutup sambutan ini, bapak ingin berpesan kepada anak-anakku yang sudah hadir di sini. Agar tidak takut divaksin. Dengan vaksin, InsyaAllah kita akan semakin kebal terhadap Covid-19. Sehingga tubuh kita dapat menjadi lebih sehat dan kuat,” imbuhnya.

Sementara itu, Kepala Dinkes Pemalang Yulies Nuraya mengajak semua masyarakat utamanya para orang tua dan lansia untuk mendukung berjalannya vaksinasi Covid-19. Dengan hal tersebut, maka herd immunity (kekebalan komunal) masyarakat dapat tercipta dan mengurangi potensi penularan yang ada.

“Vaksin anak ini sudah teruji dan baik untuk tubuh. Serta untuk booster kami lakukan kepada masyarakat umum. Utamanya lansia yang telah vaksin lengkap dalam kurun waktu enam bulan. Jadi mari semuanya, kita bersama dukung program vaksinasi. Agar kasus yang terjadi pada 2021 lalu tidak terjadi lagi,” terangnya. (fan/all)