INTAN Purnama Sari (22) telah menghasilkan ratusan karya lukisan dari tangannya. Menurut nya, bakat melukisnya merupakan anugrah dari Tuhan yang patut disyukuri.
dara cantik asal Kabupaten Pati itu mengatakan, bakatnya tumbuh karena memiliki orang tua seorang desain grafis. Sejak duduk di bangku sekolah dasar ia telah mengenal dunia lukis. Kemudian ia mengembangkan kemampuannya dengan mengikuti beberapa ajang seni melukis di tingkat kecamatan ataupun kabupaten.
“Banyak prestasi yang telah saya raih. Mulai kejuaran lukis TK, SD, SMP, SMA, hingga lanjut keperguruan tinggi dan kebanyakan menjadi juara satu. Berkat torehan itulah yang menjadi dasar kepercayaan saya untuk menekuni dunia melikus,” ungkap perempuan lulusan sarjana managemen itu, Rabu (16/2).
Ia mengaku bersyukur memiliki kemampuan melukis. Sebab hal tersebut tidak dipunyai semua orang. “Awalnya saya tidak menyadari akan bakat melukis itu, hanya sekedar menjadi hobi saja dulunya. Namun lama-kelamaan semakin kecanduan dan hasilnya pun bagus. Mungkin dari situlah kemudian saya putuskan untuk menekuni dunia lukis,” katanya.
Saat ini dirinya cukup serius menekuni dunia melukis, dan memanfaatkan kelebihan yang ia memiliki. Kemudian terus mengasah kemampuannya itu, mulai melukis sketsa wajah hingga pemandangan.
“Sejak SMA hingga sekarang saya membuka jasa sketsa wajah, per kepala harganya mulai Rp 120.000. Kalau sampai sekarang kira-kira sudah lebih dari 50 sketsa wajah yang telah saya buat,” terangnya.
Dia menambahkan, ketika melukis sketsa wajah hanya membutuhkan waktu empat jam saja. Sedangkan, untuk lukisan-lukisan non wajah, seperti pemandangan dan benda, dirinya mengaku hanya membutuhkan waktu satu sampai dua jam.
“Tak ada kendala yang berarti buat saya. Hanya saja ketika melukis hal yang sangat perlu diperhatikan adalah perasaan atau mood. Saya berharap kegiatan melukis ini dapat dijadikan pekerjaan freelance untuk kedepannya,” ucapnya. (cr7/gih)










