KUDUS, Joglo Jateng – Kebahagiaan dan rasa syukur menyelimuti hati Safira Saharani (22), lulusan Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar (PGSD) Universitas Muhammadiyah Kudus (UMKU). Perempuan yang akrab disapa Rara ini berhasil menyelesaikan studi dengan Indeks Prestasi Kumulatif (IPK) 3,84 dan siap melangkah ke dunia pendidikan sebagai seorang guru.
Rara mengaku pencapaiannya saat ini menjadi momen yang sangat membanggakan, terutama karena dapat membahagiakan kedua orang tuanya. Perempuan asal Kecamatan Cluwak, Kabupaten Pati itu tidak pernah menyangka bisa meraih hasil yang membanggakan selama menempuh pendidikan di bangku kuliah.
“Saya bangga bisa membahagiakan kedua orang tua. Sebelumnya saya tidak menyangka bisa sampai di titik ini. Selama kuliah saya menjalaninya mengalir saja, tidak terlalu ambisius, tetapi tetap berusaha memberikan yang terbaik,” ujarnya.
Perjalanan kuliah di UMKU menurutnya penuh dengan berbagai warna kehidupan. Ada masa-masa sulit yang harus dilalui, tetapi juga banyak pengalaman berharga yang membentuk dirinya menjadi pribadi yang lebih siap menghadapi dunia kerja.
“Kuliah di UMKU sangat menyenangkan walaupun penuh perjuangan. Ada sedihnya, ada bahagianya juga. Banyak sekali pengalaman yang saya dapatkan selama kuliah,” katanya.
Selain aktif sebagai mahasiswa, Rara juga mengisi waktunya dengan menjadi tentor les untuk menambah pengalaman mengajar. Pengalaman tersebut menjadi bekal penting yang membantunya mengembangkan kemampuan dalam mendidik anak-anak.
Kini, setelah lulus, Rara merasa lebih percaya diri karena telah memiliki kemampuan dan pengalaman mengajar di sekolah dasar.
“Sekarang saya sudah bisa mengajar di SD. Pengalaman selama kuliah dan menjadi tentor les sangat membantu saya untuk lebih siap terjun ke dunia pendidikan,” tuturnya.
Meski belum sempat berdiskusi lebih lanjut dengan orang tua mengenai rencana ke depan, Rara berharap dapat terus melanjutkan pengembangan diri di bidang pendidikan. Salah satu cita-citanya adalah mengikuti Program Pendidikan Profesi Guru (PPG) apabila kesempatan tersebut terbuka.
“Harapannya saya bisa terus melanjutkan pendidikan dan pengembangan diri. Kalau nanti ada pembukaan PPG, saya ingin melanjutkan,” ungkapnya. (uma/iza/rds)










