Catur Berpeluang Raih 10 Emas ASEAN Para Games

SERIUS: Atlet catur puteri tuna daksa NPC Indonesia Nasip Farta Simanja (menghadapi linsa) mengikuti latihan pertandingan dalam pelatnas persiapan APG XI 2022 di Kusuma Sahid Price Hotel, Solo, Senin (21/3). (ANTARA/JOGLO JATENG)

SOLO, Joglo Jateng – Pelatih Kepala Cabang Olahraga Catur Komite Paralimpiade Nasional (NPC) Indonesia, Teddy Wiharto, menyebutkan atlet tuan rumah berpeluang merebut 10 medali emas pada ASEAN Para Games (APG) 2022. Angka ini ditargetkan dari 36 medali yang diperebutkan dalam 36 nomor yang dipertandingkan.

Pada perhelatan ini rencananya digelar di Solo pada Juli mendatang ini, cabang catur NPC Indonesia telah menyiapkan 18 atlet dalam Pelatnas di Solo. Terdiri atas 9 putra dan 9 putri. Mereka akan turun pada kelas daksa tiga putri dan tiga putra, kelas tunanetra total (B1) tiga putri dan tiga putra, serta B2 tiga putri dan tiga putra.

“36 medali emas yang akan diperebutkan itu, dari 12 nomor untuk catur standar, 12 nomor catur cepat, dan 12 nomor catur kilat, baik untuk perorangan maupun beregu,” ujarnya dalam kegiatan pelatnas APG XI 2022, di Solo, Senin (21/3). 

Peluang NPC Indonesia bisa meraih 10 medali emas cabang catur tersebut, kata Teddy, hampir merata di semua kelas. Tetapi yang diunggulkan di kelas tuna daksa putri dan tuna daksa putra. Kelas B1 serta B2 putra.

“Atlet catur tuna daksa putri yang berpeluang merebut emas yakni Nasip Farta Simanja. Atlet catur ini, peraih emas di ASEAN Para Games Malaysia 2017 dan Asia Para Games (APG) 2018 di Indonesia,” katanya.

Peluang 10 medali emas untuk pecatur Indonesia melalui kelas tuna daksa putri perorangan dengan atlet Nasip Farta Simanja, Roslinda Manurung, dan Yuni. Kelas tuna daksa putra beregu melalui (Tirto, Maksum Firdaus, Alfretz Diens), Tuna daksa putri beregu (Nasip Farta Simanja, Roslinda Manurung, Yuni).

Kelas B1 putri beregu (Wilma Sinaga, Tita Puspita, Yustina Halaw), B2 putra beregu (Gayuh satrio, Adji Hartono, Jumadi), B2 putri perorangan (Aisah Wijayanti Putri, Mira Jatnika Sari, Khaurunissa), B2 putra perorangan (Gayuh satrio), B2 putri perorangan (Aisah Wijayanti Putri), B1 putra beregu (Yadi Sofyan, Prasetyo, Indra Yoga), dan B1 putra perorangan (Yadi Sofyan).

“Kami optimistis target 10 emas untuk APG di tingkat Asia Tenggara bisa terwujud dan ada kemungkinan justru bertambah,” katanya.

Dia menjelaskan Pelatnas di Solo sudah memasuki persiapkan khusus dengan melakukan pertandingan-pertandingan antara pemain. Para Atlet catur khusus Rabu dan Sabtu, latihan fisik untuk menjaga kebugaran.

Latihan cabang catur dilakukan setiap Senin hingga Sabtu yang terbagi dua ses. Yakni mulai pukul 08.00 WIB-11.30 WIB dan pukul 13.00 WIB hingga 15.00 WIB. (ara/ern)