Hadirkan MUFEST+, IFC Dukung industri Fesyen Muslim

BERSAMA: Desainer Lia Mustofa (kanan) bersama ketua IFC dan GM Hartono Mal dalam acara press cpnference even Mufest+ 2022 di Hartono mal, beberapa hari lalu. (CINDI LASIONA / JOGLO JATENG)

YOGYAKARTA, Joglo Jogja – Tahun ini, Indonesian Fashion Chamber (IFC) Chapter Yogyakarta menghadirkan Muslim Fashion Festival (MUFEST+) dengan tema “Recovery for fashion”. Dengan konsep hybrid , diharapkan dapat menjadi solusi dalam mendukung pemulihan perekonomian nasional dalam industri fesyen.

Kegiatan MUFEST+ 2022 dilakukan secara offline, dengan tetap memperhatikan protokol kesehatan. Hal ini bisa menjadi angin segar di tengah pandemi, untuk membantu keberlangsungan pelaku bisnis fesyen di Indonesia, mulai dari desainer hingga UKM.

Rangkaian acara MUFEST yang sebelumnya telah diselenggarakan di kota Makassar ini, digelar kembali di Kota Yogyakarta. Tepatnya di Atrium Hartono Mall pada tanggal 6 hingga 10 April, dan akan ditutup di Kota Jakarta pada tanggal 21 hingga 23 April bertempatkan di Ritz Carlton Hotel, Pasific Palace.

“MUFEST menjadi event unggulan IFC yang mendapatkan dukungan penuh dari Presiden Joko Widodo dan KEMENPAREKRAF. Sejalan dengan program pemerintah yang tengah mempersiapkan Indonesia untuk menjadi pusat fesyen muslim dunia pada 2024 mendatang. Dukungan juga datang dari PEMDA, Bank Indonesia, Dinas Pariwisata, serta Viva Cosmetic,” kata Philip Iswardono,ketua IFC Chapter Yogyakarta.

Pameran dan fashion show MUFEST 2022 akan menyertakan 65 desainer ternama, baik lokal maupun nasional. Pada acara pembukaan tanggal 8 April, bertempatkan di Grand Atrium Hartono Mall. Akan ditampilkan karya 22 desainer IFC Chapter Yogyakarta.

Selain itu juga akan tampil para desainer IFC Nasional. Yaitu Ali Charisma, Lia Mustafa, dan Wening Angga juga akan turut serta memberi dukungan dalam perhelatan ini.

Para pelaku industri fesyen muslim yang berbasis di Yogyakarta sangat menyambut baik program unggulan ini. Diharapkan program ini dapat memfasilitasi desainer dan jenama untuk bertemu dengan buyer dan mitra dagang. Serta dapat memberikan kesempatan bagi para pebisnis fesyen muslim, untuk tumbuh dan bangkit kembali dari masa keterpurukan selama pandemi.

“Penyelenggaraan MUFEST+ 2022 di Yogyakarta ini diharapkan dapat mengangkat kembali bisnis fesyen muslim, khususnya di Yogyakarta, apalagi dilaksanakan di bulan ramadhan dan lebaran. Guna meningkatkan gairah masyarakat untuk berbelanja pakaian muslim,” pungkasnya. (cil/bid)