KUDUS, Joglo Jateng – Masjid Khalifah yang dibangun selama kurang lebih tiga bulan oleh SMP 02 Kudus diresmikan langsung Bupati Kudus H.M. Hartopo. Persmian ini sekaligus rangkaian HUT ke-62, sekolahan tersebut.
Bupati Kudus H.M. Hartopo mengapresiasi peresmian Masjid Khalifah yang berada di SMP 02 Kudus ini. Sebeb menurutnya, belum semua SMP di wilayahnya memiliki masjid.
“Jadi ini bisa menjadi inspirasi bagi sekolah-sekolah lainnya yang belum memiliki masjid atau musholla,” terangnya.
Bupati Kudus berpesan, agar masjid yang telah dibangun ini terus dimakmurkan. Sehingga masjid yang sudah dibangun bagus-bagus tapi tidak ada yang berjamaah. Maka dari itu Hartopo minta agar bisa dibuat SOP.
“Utamanya ketika Duhur diadakan sholat berjamaah. Mungkin juga dalam satu bulan sekali atau satu minggu sekali bisa diadakan dialog seputar masalah keagamaan,” pesannya.
Kepala Sekolah SMP 02 Kudus Sujarwo menyatakan, pembangunan masjid baru ini diinisiasi oleh para guru dan siswa. Sebelumnya pihaknya sudah memiliki musala dibagian belakan sekolah. Akan tetapi itu hanya ruangan yang dibuat menjadi musala. “Akhirnya para bapak ibu guru, staf tata usaha, dan para siswa mengusulkan pembuatan masjid,” terangnya.
Sujarwo menambahkan, masjid baru ini sepakat dinamakan masjid Khalifah, yang berarti pemimpin. Pihaknya berharap, dengan nama tersebut para anak didiknya akan menjadi pemimpin-pemimpin baik di tingkat desa, kabupaten, provinsi, nasional, bahkan internasional.
Bersama Persaudaraan Alumni SMP 02 Kudus (PERSADAKU), pihaknya juga melakukan kerja sama dalam pengedaran proposal dana. Dalam kurun waktu kurang dari satu bulan, dana yang terkumpul untuk pembangunan masjid sudah melebihi target.
Ia menambahkan, dana awal yang dia rencanakan berkisar Rp 354 juta. Tetapi dikarenakan banyaknya donatur, dana yang berhasil dikumpulkan sebesar Rp 570 juta. Dengan dana tersebut, Masjid Khalifah dapat dibangun seluas 56 m² di lantai dua. (cr1/fat)










