JAKARTA, Joglo Jateng – Satuan Tugas (Satgas) Penanganan Covid-19 mencatat angka kasus harian di Indonesia pada, Sabtu (16/7) mencapai 4.329 kasus. Kasus terbanyak berasal dari Provinsi DKI Jakarta dengan 2.131 kasus.
Adapun beberapa provinsi lain yang masuk dalam kategori kasus Covid-19 terbanyak, meliputi Jawa Barat (871 kasus), Banten (643 kasus), Jawa Timur (251 kasus), dan Bali (158 kasus).
Sementara tambahan kasus harian di 23 provinsi, sudah di bawah angka 10. Angka kasus harian di Provinsi Sumatera Barat, Bengkulu, Kalimantan Utara, Sulawesi Tenggara, dan Maluku Utara tercatat nol pada Sabtu (16/7).
Selain itu, Satgas mencatat, sebanyak 2.702 penderita Covid-19 sudah sembuh dan enam pasien meninggal pada, Sabtu.
Sejak kasus Covid-19 tipe SARS-CoV-2 pertama diumumkan pada Maret 2020, sampai sekarang, jumlah akumulatif kasus di Indonesia seluruhnya 6.131.413 kasus. Dengan jumlah penderita yang sudah sembuh total 5.947.980 orang dan pasien yang meninggal sebanyak 156.839 orang.
Penderita COVID-19 yang masih menjalani karantina, tercatat seluruhnya 26.594 orang. Bertambah 1.621 orang dari hari sebelumnya.
Kepala Sub-bidang Dukungan Kesehatan Bidang Darurat Satuan Tugas Covid-19 Alexander K. Ginting mengatakan, bahwa angka kasus aktif Covid-19 di Indonesia telah melampaui angka prediksi Kementerian Kesehatan sebanyak 20.000 kasus.
“Sekarang saja kasus aktif sudah melewati 26 ribu. Artinya telah sesuai dengan prediksi awal. Menurut Organisasi WHO angka penularan Jabodetabek sudah kategori sedang,” terangnya di Jakarta, Sabtu.
Meski angka kasus Covid-19 cenderung meningkat, tingkat keterisian tempat tidur pasien di rumah sakit masih berada di kisaran tiga sampai empat persen. Hal itu karena mayoritas pasien hanya mengalami gejala ringan atau tanpa gejala.
Menurut data Kementerian Kesehatan menunjukkan 81 persen kasus Covid-19 di Indonesia terjadi akibat infeksi virus corona sub-varian Omicron BA.4 dan BA.5.
Oleh karena itu, pemerintah menganjurkan, warga meningkatkan proteksi diri dengan menerapkan protokol kesehatan dan menjalani vaksinasi Covid-19 dosis penguat. (ara/all)










