PEMALANG, Joglo Jateng – Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Bakesbangpol) Pemalang telah melakukan seleksi petugas Pasukan Pengibar Bendera (Paskibra) dari 25 SMA dan SMK di seluruh Kabupaten Pemalang. Rencananya pelaksanaan upacara kemerdekaan di 2022 ini, akan dilaksanakan secara besar dan meriah, seperti sebelum pandemi terjadi.
Kepala Bakesbangpol Pemalang Bambang Haryono melalui Kepala Bidang Kesatuan Bangsa Shobirin menjelaskan pihaknya telah melakukan seleksi pasukan Paskibra sejak 12 Juli lalu. Dengan peserta kurang lebih 500 pelajar yang terdiri dari SMA dan SMK di Kabupaten Pemalang. Sehingga nantinya akan dipilih 80 pelajar dan dibagi dalam tiga tim. Yaitu tim tujuh belas, delapan, dan empat lima.
“Kemarin kita adakan seleksi di Alun-alun kota. Di situ (seleksi itu, Red) dipilih dari 500 pelajar menjadi 80 peserta saja. Setelah itu, mereka akan dilatih oleh tim dari Kodim untuk dipersiapkan tampil menjadi pasukan pengibar dan penurunan Bendera Pusaka di Hari Kemerdekaan 17 Agustus mendatang,” terangnya di Pemalang, Senin (18/7).
Selain itu, ia menjelaskan, Pemalang mengirim dua pelajar untuk mengikuti seleksi Paskibra di tingkat provinsi. Di mana pelaksanaan pengajuannya dilakukan oleh Dinas Pariwisata, Pemuda dan Olahraga (Disparpora) Pemalang.
“Informasi dari Disparpora sebagai OPD terkait, telah mengirim dua pelajar yang semuanya dari SMAN 1 Pemalang untuk seleksi Paskibra provinsi. Harapannya mereka bisa lolos dan mengharumkan nama Pemalang,” jelasnya.
Lebih lanjut, untuk pelaksanaan upacara kemerdekaan tahun ini, ia mengatakan, rencananya akan dilaksanakan secara besar, tidak seperti dua tahun sebelumnya. Hal tersebut lantaran kasus pandemi sudah menurun, sehingga kegiatan masyarakat termasuk Upacara Kemerdekaan nantinya dapat dilakukan terbuka dengan banyak peserta.
“Semua pasukan kita latih selama 30 hari kedepan, agar mereka bisa adaptasi dan paham bagaimana baris berbaris. Selain itu momentum Upacara Kemerdekaan 2022 ini berbeda dari sebelumnya, sebab akan dilaksanakan lebih meriah dan ramai. Karena pandemi sudah mereda namun tetap dengan prokes,” imbuhnya. (fan/all)










