Kelola Hipertensi, Mahasiswa KKN UIN Walisongo Luncurkan Program Gemar Sate

Mahasiswa KKN UIN Walisongo Semarang Foto Bersama dalam kegiatan Program Gemar Sate di Wonosobo pada Jumat, 22/0722. (ISTIMEWA/JOGLO JATENG)

WONOSOBO, Joglo Jateng– Mahasiswa KKN MMK kelompok 35 UIN Walisongo Semarang mengajak masyarakat Kecamatan Garung dalam Gerakan Masyarakat Sadar Hipertensi (Gemar Sate) pada Jumat (22/7).

Salah satu pegawai Puskesmas Kecamatan Garung, Sholikhah mengatakan bahwa untuk mengurangi terjadinya resiko hipertensi, harus mampu menyeimbangkan pola makan dan konsumsi obat.

Selamat Idulfitri 2024

““Dalam mengurangi terjadinya hipertensi selain dengan pemeriksaan rutin dan konsumsi obat, harus disertai dengan kontrol makanan. Mengurangi asin, manis, olahan daging, makanan kalengan dan makanan yang diolah dengan cara digoreng,” jelasnya.

Ia juga menuturkan jika hipertensi menjadi penyakit yang berbahaya sehingga harus mendapatkan penanganan dan pengelolaan yang baik.

Baca juga:  Yoga Bantu Dorong Metabolisme saat Berpuasa

“Hipertensi ini penyakit yang berbahaya. Karena itu setiap kali diperiksa pasti diawali dengan cek tensi, posyandu juga pasti ditensi, ke rumah sakit juga ditensi dulu. Itu untuk menghindari kesalahan penanganan,” imbuhnya.

Selain itu, pengelola Puskesmas Garung, Edi berharap program Gemar Sate dapat diteruskan dan dikelola dengan baik nantinya.

“Gemar sate ini program yang bagus lho. Nantinya bisa dilanjutkan sebagai program puskesmas untuk meminimalkan jumlah penderita hipertensi. Karena di kecamatan garung sendiri penderita hipertensi cukup banyak. Jadi saya rasa program ini cocok untuk dijalankan
secara serius,” jelasnya. (*)