KUDUS, Joglo Jateng- Meski sudah pernah diadakan sosialisasi, pengetahuan dan kesadaran masyarakat terkait hepatitis belum mencakup semuanya. Untuk itu, sebagai peringatan Hari Hepatitis Sedunia, Dinas Kesehatan Kabupaten (DKK) Kudus menggelar berbagai sosialisasi. Baik berupa sosialisasi langsung maupun melalui sosial media.
Plt. Kepala Dinas Kesehatan Kudus, Andini Aridewi melalui Kepala Bidang Kesehatan Masyarakat pada Dinas Kesehatan Kabupaten (DKK) Kudus Nuryanto mengungkapkan. Untuk melakukan pencegahan secara dini terkait penyakit hepatitis, hal utama yang perlu dilakukan ialah edukasi kepada seluruh lapisan masyarakat. Dengan begitu, kesadaran masing-masing dapat mencegah adanya penularan.
“Karena hepatitis ini gejalanya baru terasa di 20 tahun kedepan. Maka untuk memutuskan penularan pada bayi, harus disertai dengan pemahaman dan kesadaran para orang tua,” ujarnya.
Jika kasus hepatitis tidak dapat dideteksi sedini mungkin, maka ada kemungkinan generasi mendatang bisa terganggu masa produktifnya karena penyakit hepatitis tersebut. Maka itu, berbagai sosialisasi dilakukan dengan tujuan akhir untuk meningkatkan derajat kesehatan. Sehingga dapat mensejahteraan masyarakat.










