Tingkatkan Kapasitas & Kualitas Pejabat Pengadaan

ILUSTRASI: WWW.FREEPIK.COM/JOGLO JATENG

PEMALANG, Joglo Jateng – Bagian Pengadaan Barang dan Jasa (PBJ) Sekretariat Daerah (Setda) Kabupaten Pemalang dalam upayanya meningkatkan kualitas dan kapasitas pejabat fungsional pengadaan, pihaknya mengikuti pameran dan seminar forum nasional pengadaan barang dan jasa terbesar di Indonesia. Pameran dan seminar tersebut bertajuk The 7th Government Procurement Forum and Expo (GPFE) 2022, yang dilaksanakan di Jogja Expo Center (JEC) pada, 20-22 Juli 2022.

Keikut sertaan Bagian Pengadaan Barang dan Jasa Setda Pemalang dalam seminar tersebut, bertujuan untuk meningkatkan kualitas dan kapasitas pejabat fungsional pengadaan yang ada. Sehingga dapat berkontribusi dalam program peningkatan perekonomian masyarakat, terutama pelaku UMKM di Pemalang.

Kepala Bagian (Kabag) Pengadaan Barang dan Jasa Setda Pemalang, Eko Adi Santoso menjelaskan, dalam kegiatan yang berlangsung selama tiga hari tersebut, pihaknya mengikut sertakan 14 pejabat fungsional pengadaan Bagian Pengadaan Barang dan Jasa, sebagai salah satu langkah untuk meningkatkan kemampuan mereka, terutama tentang pengadaan barang dan jasa di Lingkungan Pemerintah Kabupaten Pemalang. Pada seminar tersebut, materi seminar difokuskan terkait pengadaan barang dan jasa untuk alat kesehatan (alkes).

“Pengembangan kapasitas dan kualitas pejabat fungsional pengadaan ini, bisa dilakukan dengan beberapa cara. Mulai dari mengikuti pendidikan dan pelatihan (Diklat), workshop, dan seperti yang kemarin seminar GPFE. Terutama peningkatan pengetahuan temen-temen pejabat pengadaan Bagian PBJ, makannya kita ikut serta dalam acara GPFE 2022 kemarin. Dengan fokus materi pengadaan barang kesehatan dan pengetahuan umum terkait pengadaan barang lainnya,” terangnya di Kantor Bagian PBJ Setda Pemalang, Rabu (3/8).

Ia menjelaskan, dalam seminar tersebut juga berfokus pada tujuan untuk mendorong eksistensi perusahaan lokal, khususnya usaha mikro, kecil dan menengah (UMKM). Hal itu dilakukan untuk peningkatan perekonomian dalam negeri, terutama setelah pandemi, yang sangat berpengaruh pada sektor perekonomian Indonesia.

Lebih lanjut, untuk peningkatan perekonomian masyarakat, terutama UMKM, saat ini Pemerintah Kabupaten Pemalang telah menerapkan aplikasi Blangkon Jateng, yang merupakan program dari Pemerintah Provinsi Jawa Tengah. Hal itu sebagai upaya Bagian Pengadaan Barang dan Jasa Setda Pemalang, dalam tindak lanjut dari Bela Pengadaan Tingkat Nasional.

“Jadi kita telah mengedukasi semua instansi serta penyedia barang dan jasa, agar bisa melakukan pengadaan barang dan jasa dengan menggunakan aplikasi Blangkon Jateng. Kita juga mengajak mereka (pelaku UMKM, Red) agar mendaftarkan diri di platform itu. Dengan begitu nantinya pelaku UMKM taraf perekonomiannya lebih cepat meningkat,” pungkasnya. (fan/all)