2000 Peserta Kirab Budaya Pasuruhan Lor Meriahkan Haul Mbah Surgi Murang Djoyo Kudus

MERIAH: Tampak kirab budaya yang digelar di Desa Pasuruhan Lor, Kecamatan Jati, dalam rangka Haul Mbah Surgi Murang Djoyo pada 06/08/22. (SYAMSUL HADI/JOGLO JATENG)

KUDUS, Joglo Jateng– Setelah absen dua tahun akibat Pandemi Covid-19, Kirab Budaya Desa Pasuruhan Lor, Kecamatan Jati, Kudus akhirnya digelar kembali (6/8).

Acara kirab ini digelar dalam rangka Haul Mbah Surgi Murang Djoyo, Pepunden Desa setempat. Sebanyak 2 ribu peserta dari 25 kontingen ikut memeriahkan acara kirab tersebut.

“Pertama digelar itu pada 2017 sampai 2019,  dan ini baru diadakan kembali. Peserta yang ikut kirab ini ada 2000an dari 25 kontingen kirab. Terdiri dari 12 RW, Badan Otonom (Banom), NU, Muslimat, Fatayat, Ansor semua tercover di situ,” terang Sriyanto Abdillah, Ketua Panitia Kirab Expo Pasuruhan Lor 2022.

Sementara itu, Sekretaris Daerah (Sekda) Kudus Samani Intakoris yang juga warga Desa Pasuruhan Lor mengatakan, acara Kirab Budaya Desa Pasuruhan Lor bisa menjadi medium untuk membangun masyarakat yang sejahtera.

“Kondisi saat ini pandemi rasanya sudah tidak ada, tapi kita tetap harus jaga protokol kesehatan (Prokes). Antusias masyarakat dengan adanya kirab ini luar biasa ramainya. Maka dari itu, momen ini bisa dijadikan sebagai cara untuk membangun masyarakat yang sejahtera,” jelasnya.

Ragam Penampil dalam Acara Kirab Budaya Pasuruhan Lor, Kudus (SYAMSUL HADI/JOGLO JATENG)

Salah satu warga Desa Pasuruhan Lor RW 11, Indah Khosyiah mengaku senang dengan adanya Kirab Budaya Desa Pasuruhan Lor.

Ia bersama anak-anaknya rela panas-panasan dan menunggu untuk bisa melihat tradisi yang ada di desanya tersebut.

“Senang sekali ada kirab lagi. Bisa melihat berbagai macam pertunjukkan yang dibawa masing-masing kontingen yang ikut, seperti drumband, barongan, tari-tarian dan lainnya,” ujarnya.

(sam/mg2)