Oleh: Diyar Suripno, S.Pd.
Guru SDN 02 Kuta, Kec. Bantarbolang, Kab. Pemalang
MUATAN pelajaran matematika merupakan salah satu muatan pelajaran yang ada dalam Kurikulum 2013. Selama ini, matematika dianggap sebagai salah satu mata pelajaran yang sulit dan menakutkan bagi sebagian besar siswa. Hal ini membuat peserta didik tidak berminat dengan pelajaran matematika. Apalagi guru cenderung menyampaikan materi secara monoton. Penyampaian materi yang tidak kreatif dan inovatif membuat siswa menjadi bosan dan tidak bersemangat sehingga berakibat hasil belajar siswa tidak maksimal.
Hasil belajar siswa diindikasikan dengan permasalahan belajar dari siswa tersebut dalam memahami materi. Indikasi ini dapat disebabkan oleh faktor yang salah satunya kurang efektifnya proses belajar mengajar. Siswa tidak termotivasi dalam pembelajaran karena pembelajarannya kurang menarik. Hal ini dikarenakan guru kurang memahami kebutuhan siswa tersebut, baik dalam karakteristik ataupun dalam pengembangan ilmu. Hasil belajar akan diperoleh secara baik bila proses penyerapan materi oleh siswa juga baik. Oleh karena itu, perlunya penggunaan media dalam menyampaikan pembelajaran terutama dalam pembelajaran matematika kelas III materi mengidentifikasi sifat-sifat bangun datar. Salah satu media yang bisa digunakan dalam pembelajaran matematika, Kompetensi Dasar menganalisis berbagai bangun datar berdasarkan sifat-sifat yang dimiliki, materi sifat-sifat bangun datar kelas III SDN 02 Kuta, Kecamatan Bantarbolang, Kabupaten Pemalang adalah menggunakan media tangram. Media tersebut akan membuat semua siswa tertarik dan bersemangat dalam mengikuti pembelajaran, guru dapat menanamkan konsep matematika dan menambah pemahaman siswa, sehingga hasil belajar pun bisa meningkat.
Tangram merupakan salah satu permainan edukatif yang bisa dibuat dari bahan-bahan sederhana. Permainan ini yaitu suatu permainan puzzle persegi yang dipotong menjadi 7 bagian (2 berbentuk segitiga besar, 1 berbentuk persegi, 1 berbentuk jajar genjang, 1 berbentuk segitiga sedang, dan 2 berbentuk segitiga kecil). Menurut Sobel (2002: 156), satu di antara permainan yang paling tua yang dikenal dalam matematika adalah permainan orang Cina kuno yang dinamakan tangram. Tujuan permainan tangram adalah mengenalkan bentuk bidang datar kepada siswa serta melatih imajinasi siswa dalam merangkai bentuk.
Aturan dasar bermain tangram adalah menghubungkan ketujuh bidang datar dan tiap bidang datar tidak boleh saling tumpang tindih. Tidak perlu keahlian tertentu untuk memainkan tangram, cukup dengan kesabaran, waktu, dan imajinasi tiap orang akan dapat memecahkan cara membentuk sesuatu atau menciptakan model imaginer baru. Cara membuat tangram juga relatif mudah yaitu pertama, sediakan kertas atau kardus yang berbentuk persegi. Kedua, potong persegi menjadi dua segitiga. Ketiga, ambil satu segitiga lalu lipat menjadi dua bagian. Potong lipatan agar menjadi dua segitiga yang lebih kecil. Keempat, ambil segitiga lainnya lalu lipat sedikit di tengahnya. Lipat sudut segitiga yang berlawanan dengan lipatan, kemudian potong. Kelima, lipat trapesium menjadi dua bagian kemudian lipat kembali, potong keduanya. Keenam, lipat trapesium kecil yang tersisa lalu potong menjadi dua.
Penggunaan media tangram dalam materi mengidentifikasi sifat-sifat bangun datar berfungsi sebagai media untuk memvisualkan wujud dari bentuk-bentuk dari bidang datar. Siswa dituntut tidak hanya mengetahui macam-macam bangun datar, tetapi siswa juga mampu menyebutkan ciri-ciri dari bangun datar. Dengan tangram, siswa akan dapat meningkatkan apresiasi terhadap bangun datar dan diharapkan mampu menumbuhkan rasa seni. Selain itu, siswa dapat lebih mudah memahami materi yang disampaikan dan memahami dengan mudah.
Kelebihan media tangram antara lain siswa dapat mengembangkan kreativitas, imajinasi, dan melatih konsentrasi serta kesabaran. Sedangkan kelemahan media tangram adalah memerlukan ketelitian dan kecermatan guru untuk membuatnya, selain itu media tangram hanya menyajikan beberapa bentuk bangun datar. Namun demikian, dari kelebihan dan kekurangan ini, tetaplah media tangram membantu siswa kelas III SDN 02 Kuta, Kecamatan Bantarbolang, Kabupaten Pemalang dalam pembelajaran sifat-sifat bangun datar. Peserta didik sangat antusias dan proses belajar mengajar berjalan efektif dan hasil belajar pun meningkat. (*)








