BANYUMAS, Joglo Jateng – Setelah dua tahun absen akibat pandemi Covid-19, gelaran pemilihan Kakang dan Mbekayu Banyumas tahun ini kembali dihelat. Namun kegiatan yang biasa digelar oleh Dinas Pemuda Olahraga Kebudayaan dan Pariwisata (Dinporabudpar), kali ini digelar oleh Paguyuban Kakang dan Mbekayu Banyumas (Pakemas).
“Mengingat belum dianggarkan oleh Dinporabudpar, maka kami Pakemas menggelar Pemilihan Kakang dan Mbekayu 2022 secara gotong royong dari para alumni Kakang Mbekayu Banyumas dan sponsor,” kata Ketua Paguyuban Kakang dan Mbekayu Banyumas (Pakemas), R. Dwi Hana Satria Wibawa, Rabu (14/9).
Pendaftar Kakang Mbekayu tahun ini mencapai hampir 200 pendaftar. Namun sebanyak 112 pendaftar tidak lolos seleksi administrasi. “Sampai tes tertulis dan wawancara itu 67 yang ikut. Kita seleksi tertulis dan wawancara dilakukan satu hari,” terangnya.
Menurut Hana, untuk menjadi Kakang dan Mbekayu Banyumas, syaratnya tidak cukup hanya berpenampilan menarik. Mempunyai wawasan luas terhadap budaya dan pariwisata Banyumas juga jadi keharusan. “Selain itu harus bisa mempromosikan wisata dan budaya Banyumas, serta selalu punya gebrakan memajukan pariwisata Banyumas,” jelasnya.
Pada akhir kegiatan Grand Final sebagai pemenang untuk Kakang Banyumas, juara 1 diraih oleh Muhammad Zharfannullah utusan dari UMP, juara 2 Muhammad Taufiq utusan Fisip Unsoed, juara 3 diraih oleh Muhammad Hidayah Syarifudin Tirto Satria. Juara 4 Rahmat Surya Edi, Utusan Kecamatan Purwokerto Timur dan juara 5 Reza Iqbal Pramudya Utusan IT Telkom Purwokerto.
Sedangkan pemenang Mbekayu Banyumas juara 1 Dyah Pramesti Padmaningtyas, Utusan FISIP Unsoed, juara 2 diraih oleh Girliani Daffa, juara 3 diraih oleh Yessa Yantusupita, juara 4 diraih oleh Intan Cahya Fadila, utusan Kecamatan Purwokerto Timur dan juara 5 diraih oleh Salsabiela Izzati. (hms/abd)










