Harga Kebutuhan Pokok di Kota Yogyakarta Cenderung Stabil

JUAL: Salah satu pedagang cabai, Sutinah (62) sedang menunggu pembeli di Pasar Bringharjo, belum lama ini. (ERNA SARI SUSANTI/JOGLO JOGJA)

KOTA, Joglo Jogja – Kenaikan harga Bahan Bakar Minyak (BBM) tidak berimbas secara signifikan kepada kebutuhan pokok di Kota Yogyakarta. Bahkan, sejumlah komoditas menunjukkan grafik penurunan harga.

Kepala Bidang Ketersediaan Pengawasan dan Pengendalian Perdagangan, Dinas Perdagangan (Disdag) Kota Yogyakarta, Sri Riswanti mengatakan, sejauh ini harga sejumlah kebutuhan pokok cenderung masih stabil. Menurutnya, imbas penyesuaian harga BBM ini tidak mempengaruhi harga kebutuhan pokok di Kota Gudeg ini.

Selamat Idulfitri 2024

“Jadi harga kebutuhan pokok di Kota Yogyakarta stabil tinggi. Fluktuasi akibat kenaikan harga BBM saya rasa sejauh ini belum terlalu berpengaruh,” terangnya di Kota Yogyakarta.

Baca juga:  Pemkab Sleman Salurkan Rp 127 Juta Bantuan Kebencanaan

Lebih lanjut menurutnya, stabil tinggi tersebut diartikan bahwa harga kebutuhan pokok masih di atas Harga Eceran Tertinggi (HET), namun cenderung lebih terjangkau dibandingkan dengan rata-rata nasional. Sehingga menurutnya, masyarakat Kota Yogyakarta belum terkena dampak imbas kenaikan BBM.

“Telur yang kemarin sempat naik sekarang sudah stabil di angka Rp23 ribu, HET-nya kan Rp24 ribu. Cabai rawit sekarang di Rp55 ribu dan cabai merah keriting di Rp45 ribu,” jelasnya.

Namun demikian, harga khusus cabai memang dipengaruhi oleh cuaca. Terlebih curah hujan saat ini semakin tinggi. “Semoga saja tidak mempengaruhi produksi dan pasokan cabai,” pungkasnya.

Baca juga:  Stok Daging di Bantul Ditangani Komunitas

Ia menyebutkan, lonjakan harga kebutuhan pokok beberapa waktu lalu sangat berdampak kepada peningkatan tingkat inflasi di Kota Yogyakarta. Terutama kenaikan cabai, telur, dan bawang merah dimana kebutuhannya menunjukkan grafik naik secara signifikan.

“Sebab kemarin pas ada program PKH, harga pupuk juga berpengaruh, itu sudah lama naik. Tapi begitu momen selesai, sekarang sudah stabil, harga kembali turun,” ujarnya.

Sementara itu, salah satu pedagang cabai di Pasar Malioboro, Sutinah (62) mengatakan, bahwa harga cabai di pasar stabil. Namun untuk harga sendiri bergantung kepada jenis-jenis cabai.

Baca juga:  Antusiasme Siswa Tinggi, SMPN 5 Banguntapan Sukses Gelar Pesantren Kilat

“Kalau cabai keriting Rp45 ribu per kilogram, cabai keriting hijau Rp30 ribu per kilogram, cabai teropong hijau Rp20 ribu, dan rawit Rp55 ribu per kilogram. Harga segitu sudah stabil,” imbuh pedagang yang sudah berjualan lebih dari 50 tahun itu. (ers/all)