Rins Juara GP Australia, Bagnaia Rebut Pimpinan Klasemen

KEMENANGAN PERTAMA: Pembalap Suzuki Ecstar Alex Rins merayakan kemenangan di podium usai balapan MotoGP Australia GP di Phillip Island Grand Prix Circuit, Phillip Island, Minggu (16/10). (ANTARA/JOGLO JATENG)

AUSTRALIA, Joglo Jateng – Alex Rins mempersembahkan kemenangan pertama bagi Suzuki pada musim ini. Setelah ia menaklukkan drama lap terakhir Grand Prix Australia di Sirkuit Phillip Island, Minggu (16/10). Disatu sisi Francesco Bagnaia muncul sebagai pemuncak klasemen baru.

“Saya bermain aman sejak start. Karena saya sedikit kesulitan dengan pengatur ketinggian ban depan jadi start kurang bagus,” kata Bagnaia usai balapan.

Mendapat tekanan dari Rins dan Marc Marquez, pebalap Ducati Francesco Bagnaia sedikit melebar ketika memimpin lomba di lap terakhir. Sehingga membuka jalan bagi kedua pebalap tersebut.

Rins menyegel kemenangan dengan menyentuh garis finis 0,186 detik di depan Marquez, yang juga tampil impresif sekembalinya dari cedera. Bagnaia harus puas melengkapi podium di tempat ketiga.

Meski gagal mengamankan poin penuh, Bagnaia kini merebut posisi puncak klasemen. Karena pesaing utamanya, Fabio Quartararo dari tim Yamaha terjatuh dan gagal finis di balapan.

“Setelah melihat Fabio tersingkir dari balapan, saya mengatakan tidak menang hari ini tidak apa-apa, lalu Rins menyodok ke depan, tapi itu tidak masalah,” ujar Bagnaia.

Memulai balapan dari baris kedua, Quartararo kembali menemui masalah dengan ban, seperti di Thailand. Ia kewalahan menemukan grip dan beberapa kali melebar di tikungan pada lap-lap awal di Phillip Island.

Kekhawatiran Yamaha terjadi setelah lap ketiga. Pebalap Prancis melakukan kesalahan pengereman ketika menuju tikungan Miller hingga keluar lintasan dan terlempar ke posisi ke-22.

Drama perebutan gelar semakin menjadi-jadi ketika Fabio Quartararo terjatuh saat melaju sendirian di belakang. Sang pebalap Yamaha kehilangan grip di tikungan 2 dan harus menjumpai fakta ia tergeser dari puncak klasemen ketika berjalan di gravel.

Perburuan gelar Quartararo menemui jalan berat, khususnya sekembalinya dari jeda musim panas. Kegagalan finis di Australia Quartararo menambah rentetan penampilan buruk sang pebalap Yamaha di mana ia mengumpulkan hanya delapan poin dari empat balapan terakhir.

Dengan hasil itu, Bagnaia memegang klasemen dengan 233 poin, unggul 14 poin dari Quartararo dengan dua balapan tersisa. Pebalap Aprilia Aleix Espargaro masih berpeluang dalam perebutan gelar juara dunia setelah finis P9 di Australia dan menjaga posisinya di peringkat tiga dengan jarak 24 poin dari puncak. (ara/fat)