LIVERPOOL, Joglo Jateng – Catatan tak pernak kalah Manchester City di Liga Inggris musim ini berhenti. Mohamed Salah memainkan peran penting dalam kemenangan timnya atas Manchester City dengan skor 1-0 di Stadion Anfield, Minggu (16/10).
Pelatih Liverpool Jurgen Klopp mengatakan menjelaskan, Salah bermain luar bisa. Pemain Timnas Mesir itu tampil baik berduet bersama Roberto Firmino di lini depan Liverpool.
Mohamed Salah mampu mencetak gol penentu pada pertandingan tersebut, tepatnya pada menit ke-76. Setelah menerima umpan langsung dari kiper Alisson dan memastikan Liverpool mengamankan tiga poin atas The Citizen.
“Ya, Mo memainkan pertandingan luar bisa. Tentu saja luar biasa. Ya, tentu saja dia adalah satu dari penyerang di depan bersama Bobby (Roberto Firmino, Red). Hebat, tentu saja performa top. Golnya kelas dunia,” kata Klopp menegaskan.
“Jadi gol kelas dunia. Situasi sebelumnya benar-benar tidak beruntung karena dia belum mencetak gol di sana. Selain itu, bagus dalam menguasai bola, selalu mengancam di belakang, bekerja sangat keras, performa yang luar biasa, jujur. Itu sangat bagus,” ujarnya menambahkan.
Selain memuji penampilan Salah, pelatih asal Jerman itu juga turut memberikan pujian kepada timnya. Karena menurutnya The Reds mampu menunjukkan penampilan yang sangat baik.
Pelatih asal Jerman itu menjelaskan, ketika menghadapi Manchester City, mereka harus menampilkan semua kemampuan. Karena jika tampil seperti biasa, tentu saja hal itu tidak akan cukup.
“Anda harus bermain hingga batas Anda dan selanjutnya, itulah yang kami lakukan. Kami bertahan dengan cara yang sangat terorganisir dengan baik tetapi sangat bersemangat, menutup celah yang tepat, ditantang di area yang tepat dan, karena ini masih terjadi, dan itulah tantangan terbesar melawan City, mereka masih bisa lolos,” ungkap Klopp.
Sementara itu, -elatih Manchester City Pep Guardiola mengaku tetap puas dengan penampilan anak asuhnya meski harus takluk kepada Liverpool. Ia mengungkapkan, ini merupakan pertandingan yang ketat.
Dianulirnya gol dari gelandang Phil Foden oleh VAR membuat jalannya pertandingan berubah. Terutama dari sisi Liverpool yang semakin bersemangat untuk memenangi laga.
“Kami kebobolan gol karena sebuah kesalahan, dan kami tidak mengikuti transisi. Alisson memainkannya dengan cepat. Kevin tidak mengikuti, dan Joao kalah di duel, itu selalu sangat sulit melawan Salah dengan cara bagaimana dia menggunakan tubuhnya,” ujar Guadiola.
Selain itu, Guardiola juga turut menyoroti kinerja tim wasit di lapangan. Karena pengadil lapangan menganulir gol yang dicetak oleh timnya sehingga jalannya pertandingan menjadi berubah.
“Wasit berbicara dengan asisten pelatih Rodolfo (Borrell) dan dia mengatakan kami tidak akan memutuskan pelanggaran sampai itu jelas. Pada saat itu kami memiliki semua momentum dan tidak ada yang tahu apa yang terjadi setelahnya,” ungkap Guardiola. (ara/fat)










