Wujudkan Smart School dengan Kelas Digital

FOKUS: Para siswa-siswi saat mengikuti kelas digital hybrid learning di ruang kelas SD Muhammadiyah Sapen, beberapa waktu lalu. (HUMAS/JOGLO JOGJA)

KOTA, Joglo Jogja – SD Muhammadiyah Sapen, Gondokusuman, Kota Yogyakarta memiliki inovasi terbaru di sekolahnya, yaitu kelas digital. Kelas digital diinisiasi dengan tujuan untuk menjadikan sekolah tersebut menjadi Smart School pada 2025 mendatang.

Bagian Humas SD Muhammadiyah Sapen Ilman Sholeh mengatakan, SD Muhammadiyah Sapen ingin terus berbenah, dengan menciptakan inovasi-inovasi dan hal-hal baru yang bisa menjadikan value. Hal itu dibuktikan dengan menciptakan inovasi kelas digital, agar ke depan semua metode yang ada di sekolah bisa didigitalisasi.

Selamat Idulfitri 2024

“Dalam rangka menuju Smart School tahun 2025, kami pada 2018 telah membuat road map, yaitu multitalent, literate, dan character. Kemudian menciptakan kelas digital, yang sebelumnya akan direncanakan di tahun 2023. Tapi kita realisasikan di 2020 saat pandemi. Karena momennya tepat saat banyak belajar daring,” terang Ilman saat diwawancarai Joglo Jogja di SD Muhamammadiyah Sapen, Senin (14/11/22).

Baca juga:  Bantul Fokus Pembibitan, Daging Disuplai Luar Daerah

Pihaknya juga telah membuat berbagai banyak hal penunjang, seperti membuat Sapen Tv, Sapen Radio, dan modul untuk belajar para siswa. Termasuk pengembangan metode belajar bagi siswa seperti coding, robotic, sinematografi, broadcasting. Dengan tujuan untuk mendukung terwujudnya Smart School pada 2025.

“Untuk konsep hybrid learning sudah kami lakukan sejak tahun 2009. Sebelum adanya Skype di playstore dan appsstore. Untuk Skype kami membelinya langsung dari Singapura,” jelasnya.

Dengan adanya program-program tersebut, dan setelah terwujudnya digitalisasi keuangan serta digitalisasi perpustakaan, SD Muhammadiyah Sapen optimistis untuk menuju Smart School pada 2025. Ketika pembelajaran administrasi telah terintegrasi oleh digital dan semua sudah mengerucut, maka di situlah Smart School akan tercapai.

Baca juga:  Hujan, Siswa Tetap Antusias Rayakan HUT ke-56 SMPN 1 Jetis

”Dalam proses terwujudnya Smart School kita terus berinovasi dan berbenah diri. Karena kami memulainya semua dari nol. Itu karena kami adalah sekolah swasta, dan kami tidak bergantung kepada pemerintah. Jadi melakukan pembiayaan sendiri. Maka kami harus tetap eksis dalam apa pun, khususnya pengembangan metode belajar siswa,” imbuhnya. (cr4/all/abd)