Ditemukan Berpelukan, Begini Proses Evakuasi Jenazah Ibu dan Anak-anaknya Akibat Gempa Cianjur

TEMUKAN: Proses evakuasi jenazahkorban gempa Cianjur oleh tim Basarnas. (ANTARA/JOGLO JATENG)

CIANJUR, Jawa Barat, Joglo Jateng – Pencarian jenazah korban gempa bumi di Cianjur masih terus dilakukan. Yang paling baru, ditemukan jenazah dua anak dan seorang ibu korban gempa dalam kondisi berpelukan, di Desa Cijedil Kecamatan Cugenang Kabupaten Cianjur, Jawa Barat.

Melansir dari antara.com, saat ditemukan, posisi ibu dalam keadaan memeluk anaknya. Kemudian seorang anaknya lagi memeluk ibunya dari belakang.

Jenazah mereka ditemukan setelah hari keempat proses evakuasi.

Petugas evakuasi Basarnas sempat mengeruk longsoran berkali-kali untuk mencari korban jiwa di lokasi tersebut.

Kemudian, proses evakuasi korban dilanjutkan secara manual. Mengingat medan yang terbilang terjal dan sangat berlumpur, akibat tanah longsoran terkena air hujan.

Menurut informasi Anggota Basarnas setempat, longsoran membuat jenazah ibu dan anak-anaknya tersebut terseret dari Desa Mangunkerta Kecamatan Cugenang, ke Desa Cijedil.

Setelah berhasil dievakuasi, jenazah mereka dibawa menuju RSUD Sayang Cianjur untuk dilakukan identifikasi.

Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) mengungkapkan, korban meninggal dunia akibat gempa yang terjadi di Kabupaten Cianjur, Jawa Barat, naik menjadi sebanyak 310. Data ini bertambah setelah ditemukan 17 jenazah pada hari kelima proses pencarian pada Jumat (25/11).

Adapun sebelumnya pada Kamis (24/11), BNPB menyatakan ada 272 korban yang meninggal dunia.

Kemudian pada Jumat, ditemukan sembilan jenazah yang ditemukan di area pencarian Warung Sate Sinta dan ada delapan jenazah ditemukan di area Desa Cijedil  Kecamatan Cugenang. (ara/mg2)