JEPARA, Joglo Jateng – Antusiasme masyarakat untuk menyekolahkan anaknya di Sekolah Rakyat Terpadu (SRT) Kabupaten Jepara cukup tinggi. Bahkan, jumlah pendaftar untuk jenjang SMP dan SMA saat ini telah melampaui kuota yang tersedia.
Di tengah proses percepatan pembangunan gedung SRT di Bumi Perkemahan (Buper) Pakis Adhi, Kecamatan Pakis Aji, Dinas Sosial, Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (Dinsospermasdes) Kabupaten Jepara kini juga dihadapkan pada membeludaknya minat calon siswa.
Kepala Dinsospermasdes Kabupaten Jepara, Muh Ali, mengatakan proses persiapan penerimaan siswa baru masih berjalan.
Tim pendamping Program Keluarga Harapan (PKH) telah melakukan asesmen langsung ke rumah calon peserta didik yang datanya berasal dari pemerintah pusat.
“Proses rekrutmen masih berjalan. Kami sudah melakukan asesmen dan untuk calon siswa SMP maupun SMA jumlahnya sudah melebihi kuota yang tersedia,” terang Muh Ali, Senin (8/6/2026).
Menurutnya, calon siswa yang diprioritaskan berasal dari keluarga kategori desil 1 dan desil 2.
Sementara itu, pembangunan gedung dan pengisian fasilitas sekolah ditargetkan rampung pada 20 Juni 2026 agar kegiatan belajar mengajar dapat dimulai pada tahun ajaran baru 2026/2027.
“Targetnya tahun ajaran baru nanti sudah bisa dimulai. Saat ini pembangunan gedung sedang dikebut,” ujarnya.
Terpisah, Kepala Bidang Pemberdayaan Sosial dan Fakir Miskin (PSFM) Dinsospermasdes Kabupaten Jepara, Tri Mulyo Mardi Santoso, menjelaskan SRT nantinya akan melayani pendidikan mulai jenjang SD hingga SMA.
Setiap jenjang disiapkan kuota sebanyak 90 siswa. Dengan demikian, total siswa baru yang akan diterima mencapai 270 anak.










