SLEMAN, Joglo Jogja – Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) akan menjadi tuan rumah dalam pergelaran ASEAN Tourism Forum (ATF) 2023 pada 2-5 Februari 2023 mendatang. Kabupaten Sleman mendapat tugas menjamu para delegasi untuk melakukan post tour di sejumlah lokasi wisata. Dalam hal ini, Pemerintah Kabupaten (Pemkab Sleman) melalui Dinas Pariwisata (Dispar) sudah menyiapkan penyambutan berkonsep tradisional.
Kepala Dinas Pariwisata Sleman Ishadi Zayid mengatakan, tugas memberikan jamuan wisata kepada para delegasi akan ditanggapi dengan baik. Para delegasi nantinya diharapkan mampu membantu promosi pariwisata, khususnya di wilayah Kabupaten Seman.
Setidaknya ada dua venue yang akan digunakan selama ATF berlangsung. Yakni di Candi Prambanan dan Yogyakarta Marriott Hotel di Ring Road Utara. “Di ATF itu kan ada buyer–buyer juga. Bahkan kami kebagian tour pada 6-7 Februari 2023 setelah ATF 2023 berlangsung,” tuturnya.
Nantinya, para delegasi tersebut akan diajak menyantap makanan tradisional di Warung Eyup atau wisata kuliner lain yang bernuansa tradisional. Bahkan, dalam penyajian tradisional, Pemkab Sleman berencana turut mempromosikan produk UMKM lokal yang nantinya digelar di beberapa tempat.
“Kami bekerja sama dengan Dinas Koperasi dan UKM dalam menyiapkan UMKM yang sudah terkurasi. Jadi yang ditampilkan adalah UMKM berkelas. Sehingga nanti bisa mengusung pasar atau ekspor skala besar,” jelas Ishadi.
Ia pun menjelaskan alasan memilih konsep tradisional saat menjamu tamu-tamu ATF nanti. Karena menurutnya, orang sudah beralih minat. Wisatawan akan lebih menyukai wisata-wisata berbau alam.
“Kalau hal-hal yang modern itu, mereka sudah jenuh. Mereka butuh pengalaman lain yang tradisional. Sehingga, para delegasi itu akan menikmati momen saat berada di Sleman,” tuturnya. (cr5/abd)










