BANTUL, Joglo Jogja – Dinas Pariwisata (Dispar) Kabupaten Bantul, Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) tengah bersiap untuk menyambut ASEAN Tourism Forum (ATF) yang akan diselenggarakan Februari 2023 mendatang. Hal ini dilakukan untuk meningkatkan wisatawan asing dan mencapai target yang telah ditentukan pada 2025.
Kepala Dispar Kwintarto Heru Prabowo mengatakan, dalam ATF yang berlangsung di JEC Februari mendatang, tiap daerah akan melangsungkan berbagai rangkaian kegiatan. Tidak terkecuali Kabupaten Bantul, yang akan melaksanakan post tour di Imogiri dan Gumuk Pasir Parangtritis.
“Untuk post tour yang akan dibawa ke Bantul pada tanggal 6 dan 7 Februari, nantinya akan kita bawa ke Imogiri dan Gumuk Pasir Parangtritis. Dengan tujuan untuk mengenalkan Bantul di mata internasional,” ujarnya, beberapa waktu lalu.
Hal itu sekaligus menjadi ajang promosi Bantul untuk menggaet wisatawan mancanegara di tahun 2025, secara bertahap. Karena wisatawan asing DIY yang datang ke Bantul pada sebelum pandemi hanya 10 persen, dan pada saat pandemi turun menjadi 3 persen,
Kegiatan ATF tahun ini dinilai sebagai momentum untuk meningkatkan wisata asing untuk bisa datang ke Kabupaten Bantul. Dengan harapan, 2025 mendatang wisatawan yang datang bisa mencapai target.
“Untuk wisatawan dari Eropa dan Amerika sendiri biasanya mereka mendatangi ke tempat heritage yang penuh dengan sejarah. Sedangkan untuk wisatawan Asia, bisa di wisata alam dan heritage. Kami memilih Imogiri karena warisan dunia UNESCO ada di sana seperti Batik, Wayang dan Keris. Untuk Gumuk Pasir sendiri hanya ada dua di dunia, yang satu ada di Bantul Parangtritis dan kedua di Mexico,” terangnya.
Dirinya berharap, daya tarik ini akan dikuatkan baik wisata alam maupun budayanya. Selain itu, Bantul juga diharapkan tidak hanya menjadi tempat mampir wisatawan lokal saja, melainkan tempat untuk berkunjung wisata internasional. (cr4/abd)










