Serunya Belajar Membuat Greeting Card dengan Canva

Oleh: Iwan Setiawan, S.Pd.
Guru Bahasa Inggris SMP N 7 Pemalang

GREETING card adalah materi yang tersaji untuk siswa kelas delapan, dan materi dikenalkan kepada mereka yang berupa ucapan selamat pada seseorang di momen tertentu. Materi Greeting Card diajarkan kepada siswa kelas delapan pada semester pertama di SMP Negeri 7 Pemalang. Oleh penulis, materi ini dijabarkan dalam bentuk riil kartu dan gambar, dengan maksud dan tujuan agar siswa lebih mengenal. Akan tetapi didalam pelaksanaan pembelajaran, penulis memadukannya dengan aplikasi Canva.

Selamat Idulfitri 2024

Gambar-gambar yang begitu bervariasi pada Canva menambah siswa ingin mencoba membuat greeting card yang dikombinasikan dengan kalimat-kalimatnya mereka sendiri dan gambar-gambar menarik pada Canva. Jadi bisa dikatakan aplikasi ini merupakan salah satu pendukung belajar bagi siswa kelas delapan. Menurut Socrates, pendidikan adalah suatu sarana yang digunakan untuk mencari kebenaran. Sedangkan metodenya adalah dialektika.

Momen yang tepat untuk menulis suatu Greeting Card oleh penulis pun harus dengan jelas, peristiwa suka cita. Contohnya seperti ucapan selamat ulang tahun, hari ayah, hari ibu, hari guru. Kemudian selamat kelahiran seorang bayi, selamat tahun baru, selamat hari pernikahan, selamat kepada seseorang yang berprestasi, dan sebagainya.

Kalimat yang digunakan pada teks fungsional pendek berupa greeting card adalah simpel namun jelas, jadi berbeda dengan teks deskriptif atau teks naratif. Pada mulanya siswa merasa kesulitan karena mereka masih menganggap ini merupakan hal yang baru. Tetapi mereka terus dan terus mencoba untuk bisa.

Dengan aplikasi Canva yang menarik dan beragam itu, penulis mengarahkan siswa men-download di ponsel, di laptop sendiri, atau menggunakan jasa warnet. Pembelajaran ini disamping penulis memberikan contoh riil greeting card, juga dipaparkan lewat Power Point yang berisi materi greeting card. Dalam hal ini siswa terlihat bersemangat dan antusias mengikuti arahan dan pembelajaran oleh penulis.

Pembelajaran ini tidak hanya berpusat pada guru saja. Akan tetapi siswa diajak berperan aktif untuk bertanya jawab, serta memberikan saran atau memberikan usul. Informasi yang disampaikan oleh guru boleh dipadukan dengan informasi yang didapat dari internet atau sumber lain. Hal ini agar siswa tidak jenuh karena informasi hanya dari guru saja dan guru juga harus terbuka. Greeting card yang dibuat oleh siswa secara individu agar personal lebih paham dan menguasi sepenuhnya. Hal ini akan memunculkan kreativitas dan ide-ide baru siswa dengan memilih bebas momen yang mereka suka.

Langkah yang diambil penulis adalah pertama mengembangkan kalimat sesuai momen dan peristiwanya, lalu siswa menunjukan hasilnya kepada guru. Guru akan memeriksa terutama pada kalimat-kalimatnya agar sesuai konteks dan benar, sedang gambar dan variasinya siswa diberikan kebebasan untuk berkreatifitas. Siswa berlomba-lomba untuk menulis yang terbaik uantuk greeting card-nya. Tetapi tidak berlaku untuk siswa yang kurang menguasai materi dan kurang peduli terhadap materi yang disampaikan. Ini menjadi tugas dan tantangan bagi guru, untuk harus menjelaskan kembali sampai mereka benar-benar jelas dan paham. Seiring berjalannya waktu, siswa yang tadinya tidak menguasai materi mulai paham dan mulai mengerjakan greeting card-nya dengan bagus.

Pendidikan adalah proses yang terus menerus (abadi) dari penyesuaian yang lebih tinggi bagi makhluk manusia yang telah berkembang secara fisik dan mental, yang bebas dan sadar kepada Tuhan. Seperti termanifestasi dalam alam sekitar intelektual, emosional, dan kemanusiaan dari manusia (H. Horne). Alhamdulillah, pembelajaran Greeting Card dengan Canva yang diterapkan untuk siswa kelas delapan di SMP Negeri 7 Pemalang berjalan dengan baik dan membuahkan hasil. (*)