Tanamkan Tradisi Pesantren sebagai Amaliyah Berkelanjutan

KEGIATAN: Para santri pondok pesantren Roudlotul Jannah sedang melakukan aktivitas Ramadan, mengaji kitab. (GALANG WITAHTA/JOGLO JATENG)

KUDUS, Joglo Jateng – Setiap memasuki Bulan Suci Ramadan, Pondok Pesantren Roudlotul Jannah mengadakan kegiatan yang sudah menjadi kebiasaan di pondok tersebut. Berbeda dengan bulan-bulan lainnya, tiap Ramadan, ponpes itu menambahkan agenda tadarus Al Qur’an yang dilaksanakan usai salat tarawih.

Pengasuh pondok Roudlotul Jannah, Gus Muhammad Afham Ulumi mengatakan, aktivitas tersebut dilakukan untuk menyemarakkan datangnya Bulan Suci Ramadan. Sekaligus mengenalkan tradisi tadarus kepada para santri.

“Supaya, santri saat sudah terjun ke dunia masyarakat mampu melanjutkan tradisi tersebut,” ungkapnya, belum lama ini.

Pondok Roudlotul Jannah juga menambah intensitas mengaji kitab. Gus Afham menambahkan, untuk tahun yang akan datang, pihaknya tetap akan menerapkan program yang sama. Tetapi, bilamana dirasa ada kegiatan yang lebih baik, tidak menutup kemungkinan diadakan sedikit perubahan.

“Dengan menambahi atau sedikit merubah kegiatan yang baru, kegiatan yang dirasa lebih baik dan lebih bermanfaat faedahnya dibandingkan kegiatan sebelumnya,” paparnya.

Ia berharap, tradisi Ramadan yang ada di pesantren nya bisa terus di lestarikan dan dilanggengkan oleh para santri. Terlebih ketika para santri sudah menyelesaikannya di pesantren.

“Syukur-syukur tradisi yang sudah dilaksanakan diadakan di pesantren bisa lebih dikembangkan di lingkungannya masing-masing,” katanya. (cr3/mg4)