KOTA, Joglo Jogja – Berbagai persiapan ditempuh Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (Forkompimda) Kota Yogyakarta dalam menyambut momentum libur Idulfitri 1444 H. Hal itu menyusul kebijakan PPKM yang sudah dicabut. Sehingga besar kemungkinan animo pemudik atau wisatawan untuk menyambangi Kota Yogyakarta meningkat.
Penjabat (Pj) Wali Kota Yogyakarta Sumadi mengatakan, terdapat sekira 5,8 juta pemudik dan wisatawan yang diprediksi menyambangi Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY). Sebagian besar di antaranya akan masuk ke wilayah kota. Sehingga, pihaknya harus menempuh persiapan maksimal. Termasuk menjalin sinergitas dengan aparat keamanan, baik TNI atau Polri.
“Rekayasa lalu lintas sudah disiapkan sama teman-teman Dinas Perhubungan dan Polresta Yogya. Agar pemudik maupun wisatawan yang datang nyaman,” terangnya dalam jumpa pers bersama jajaran Forkompimda, di Balai Kota, beberapa waktu lalu.
Pada kesempatan itu, hadir pula Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Yogyakarta Danang Rudiyatmoko, Kapolresta Yogyakarta Kombes Saiful Anwar. Kemudian Dandim 0734/Yk Letkol Arh Burhan Fajari Arfian, dan Kajari Yogyakarta Saptana Setya Budi. Jajaran Forkompimda sepakat dan berkomitmen untuk menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat selama libur Lebaran mendatang.

“Baik keamanan di lingkup perumahan, lalu lintas jalan raya, tempat wisata, pusat ekonomi, dan titik-titik lain yang disambangi wisatawan,” tuturnya.
Tak hanya itu, potensi nuthuk atau menetapkan harga di luar batas kewajaran, entah oleh pelaku usaha kuliner atau jasa perparkiran, turut menjadi sorotan Pj Wali Kota. Hal itu mengingat, hampir setiap libur panjang, insiden yang berpotensi mencoreng citra Kota Yogyakarta sebagai daerah pariwisata itu seakan rutin terjadi.
“Retribusi parkir, pedagang kuliner, semua wajib memajang tarifnya. Jangan sampai ada kejadian nuthuk. Jika tidak sesuai, laporkan saja, pasti langsung kami tindak tegas itu,” tegasnya.
Sementara itu, Kapolresta Yogyakarta Kombes Pol Saiful Anwar menuturkan, sebelum Operasi Ketupat Progo digelar, pihaknya sudah lebih dahulu melakukan cipta kondisi. Sehingga, ia pun memastikan Kota Yogyakarta saat ini sudah dalam kondisi siap untuk menyambut kedatangan pemudik dan wisatawan.
“Kami siapkan lima pos pengamanan yang akan membantu dan melayani pemudik. Di kawasan Tugu Pal Putih, Teteg Malioboro, Titik Nol Kilometer, GL Zoo dan Jalan Solo Gejayan,” katanya.
Pihaknya juga menyiapkan beberapa pos pantau di beberapa perempatan atau simpang krusial dan stasiun maupun terminal. Seluruhnya akan disiagakan dari sebelum dan setelah lebaran. (cr5/mg4)










