355 Calon Jemaah Haji Asal Kota Semarang Diberangkatkan

Keberangkatan Calon Jamaah Haji dari Kota Semarang di Islamic Centre Manyaran
SUASANA: Keberangkatan Calon Jamaah Haji dari Kota Semarang di Islamic Centre Manyaran, Kamis (25/5/23). (LU'LUIL MAKNUN/JOGLO JATENG)

SEMARANG, Joglo Jateng – Sebanyak 355 calon jemaah haji (calhaj) asal Kota Semarang termasuk tiga petugas haji diberangkatkan dari Islamic Centre Manyaran Semarang, Kamis (25/5/23). Mereka tergabung dalam kloter 9. Dari pantauan Joglo Jateng, sebanyak 9 bus berjejer rapi di lapangan. Sejak siang Islamic Centre Manyaran juga sudah dipenuhi oleh calhaj dan keluarga yang mengantarkan mereka.

Tepat pukul 16.30 sore calhaj berangkat. Mereka di lepas oleh Kepala Bagian Kesejahteraan Rakyat Pemerintah Kota Semarang Agus Rochim yang mewakili Wali Kota Semarang Hevearita Gunaryanti Rahayu yang berhalangan hadir. Salah satu Calhaj Ali Imron mengaku senang bisa berangkat haji tahun ini. Terlebih ia bisa berangkat bersama istrinya Farhatun Wahidah.

“Sangat bahagia apalagi yang mendoakan orang sekampung, tetangga, dan saudara jauh. Senang ya bisa berangkat setelah daftar 11 tahun, menunggu akhirnya bisa berangkat,” katanya.

Pria asal Mangunharjo, Kecamatan Tugu ini telah mempersiapkan segala kebutuhannya selama nanti berada di Tanah Suci Mekkah. Mulai dari berlatih fisik untuk menjaga stamina dan cek kesehatan.

“Banyak sih persiapannya seperti kesehatan, paspor, fisik juga harus dijaga staminanya. Sebelumnya juga sudah cek kesehatan jantung sama rontgen,” imbuhnya.

Sementara Kepala Kemenag Kota Semarang Ahmad Farid mengatakan calhaj yang berangkat tahun ini rata-rata telah mendaftar pada tahun 2011 dan tahun 2012. Totalnya ada 1667 dan terbagi menjadi 6 kloter. Mulai dari kloter 8 sampai 13. Keberangkatan pertama (kloter 8) pukul 03.00, dilanjut pukul 10.00, dan pukul 16.30.

“Alhamdulillah tadi pagi jam 03.00 kita memberangkatkan kloter 8, ini kloter 9, dan berlanjut sampai besok hari Sabtu (27/5),” ungkapnya.

Ia menambahkan, keberangkatan haji tahun ini berbeda dengan sebelumnya. Saat ini sebanyak 35 persen calhaj asal Kota Semarang di dominasi oleh lansia. Tagline yang digaungkan, yakni Haji Ramah Lansia.

“Artinya lansia dibanding tahun-tahun sebelumnya, tahun ini paling banyak lansianya. Karena ada toleransi untuk prioritas lansia,” imbuhnya.

Sedangkan untuk para lansia ini tidak ada pendamping. Diharapkan kepedulian jemaah di setiap kloter bisa muncul. Sehingga ibadah tetap bisa berjalan dengan baik.

“Dengan harapan kalau kepedulian kita ini tinggi. Semoga yang lansia ini bisa terbantu dengan yang masih muda-muda ini sehingga ibadahnya bisa berjalan dengan baik,” tandasnya.

Sementara itu, Pemerintah Kota (Pemkot) Semarang juga telah melepaskan sebanyak 69 Aparatur Sipil Negeri (ASN) yang berangkat untuk melakukan ibadah haji, pada Rabu (24/5) lalu. Beberapa di antara para ASN telah melalui masa tunggu selama 10 hingga 12 tahun lamanya.

Wali Kota Semarang, Hevearita G Rahayu mengukapkan, ini menjadi mereka memenuhi panggilan dari Allah SWT. Ia berharap setelah menunaikan kewajiban itu, mereka dapat pulang ke Tanah Air dengan selamat. (luk/cr7/mg4)