PEMALANG, Joglo Jateng – Perpustakaan Daerah (Perpusda) Kabupaten Pemalang sementara pindah ke Gedung Ruang Pamer Dewan Kerajinan Nasional Daerah Kabupaten Pemalang sejak pertengahan Juli lalu. Hal tersebut dikonfirmasi oleh Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Daerah (Dispusarda) Pemalang, yang menjelaskan perpindahan tersebut disebabkan karena adanya renovasi gedung Perpusda yang direncanakan memakan waktu 150 hari.
Kepala Bidang Perpustakaan Nurokhman menjelaskan, perpindahan sementara Perpusda Pemalang ini menurutnya tidak akan mengganggu pelaksanaan pelayanan kepada para pembaca di Perpusda. Walaupun begitu, ia berharap seluruh pengunjung agar memahami tentang keterbatasan bahan bacaan yang ada. Karena hanya 70 persen buku yang mampu di pindahkan ke Gedung Dewan Kerajinan tersebut.
“Kita renovasi karena melihat banyaknya kebocoran di Gedung Perpusda Pemalang kemarin, yang bocornya ada di bagian dinding. Jadi kemarin sudah pengajuan, alhamdulillah disetujui dan mendapatkan dana kurang lebih Rp 350 juta untuk renovasi ruang buku,” ujarnya.
Perpindahan Perpusda tersebut sempat membuat kebingungan masyarakat yang biasa berkunjung untuk membaca di Perpusda. Padahal, pihaknya telah memasang tanda pemberitahuan di depan Perpusda yang menyatakan bahwa ruang buku dan baca pindah sementara karena renovasi.
Dikatakan bahwa renovasi Perpusda ini akan menjadi renovasi berkelanjutan, di mana pihaknya berencana akan membuat gedung Perpusda bertingkat, sehingga mampu memberikan fasilitas yang lebih baik kepada pembaca. Hal tersebut akan dilaksanakan pada penganggaran di 2024 mendatang.
“Masyarakat harap tenang. Semua pelayanan kita masih terus berjalan, dari ruang baca di beberapa taman dan perpustakaan keliling masih tetap berjalan lancar. Walaupun pelayanan anak kita tutup sementara karena tidak mendapatkan tempat, tapi di 2024 kita berencana akan merenovasi lagi Perpusda menjadi gedung bertingkat dengan fasilitas yang lebih baik,” terangnya. (fan/abd)










