35 Stand Perusahaan Ramaikan Bantul Career Expo

PERESMIAN: Wakil Bupati Bantul Joko Budi Purnomo tengah membuka gelaran Bantul Career Expo 2023, di Pendopo Widhi Wadhana Kompleks SMKI Yogyakarta, Selasa (8/8/23). (MUHAMMAD ABU YUSUF AL BAKRY/JOGLO JOGJA)

BANTUL, Joglo Jogja – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bantul menggelar Bantul Career Expo 2023, di Pendopo Widhi Wadhana Kompleks SMKI Yogyakarta, pada 8-10 Agustus mendatang. Dengan total ada sebanyak 35 stand perusahaan dan 4.000 lowongan pekerjaan.

Wakil Bupati Bantul Joko Budi Purnomo menyampaikan, bursa kerja ini merupakan wujud pemerintah dalam memberi ruang pencari kerja. Seiring dengan perkembangan zaman saat ini.

“Saya ingin mengajak para pencari kerja untuk memanfaatkan kesempatan ini sebaik-baiknya. Agar dapat berinteraksi dengan perusahaan dan instansi yang hadir di dalamnya,” ungkapnya.

Pihaknya menambahkan, Bantul Career Expo ini merupakan tanggung jawab sosial masyarakat yang harus diwujudkan, sehingga mampu menuju Bantul Bersama 2025. “Mari berkontribusi nyata dalam menciptakan lapangan kerja yang layak dan bermanfaat bagi masyarakat,” tandasnya.

Baca juga:  DPRD Harap Aturan PPDB Zonasi Radius Dikaji Ulang

Sementara itu, Kepala Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Disnakertrans) Kabupaten Bantul Istirul Widilastuti menyebutkan, tujuan utama adanya kegiatan ini untuk membantu perusahaan. Agar mendapatkan tenaga kerja berkualitas dan profesional sesuai dengan kualifikasi yang dibutuhkan.

“Selain itu, ini juga dapat digunakan untuk mengetahui kecenderungan tingkat pendidikan, jenis kelamin dan kelompok umur. Sehingga, memudahkan pencari kerja sesuai usia,” ucapnya.

Pihaknya menambahkan, Bantul Career Expo tahun ini terdiri dari 35 perusahaan, dengan jumlah ada sebanyak 4000 lowongan kerja. Yang dinilai mampu untuk mengurangi angka pengangguran di wilayah Bantul.

Baca juga:  Dewan Desak Pemda Bantul Lebih Proaktif soal Pasar

“Kami menargetkan, bagi pencari kerja sebanyak 2.000 orang dan membuka akses online melalui bantulcareerexpo.com. Harapannya, agar terciptanya kesempatan kerja bagi pekerja dan terpenuhinya tenaga kerja bagi perusahaan,” ujarnya.

Sedangkan, tingkat pengangguran di Bantul berada pada jumlah yang cukup tinggi, yakni sebanyak 24.000 jiwa. Maka dari itu, salah satu upaya mengatasinya melalui Bantul Career Expo, serta membuka pendaftaran kerja melalui online, bahkan telah menerima sebanyak 1.000 pendaftar online.

“Setiap tahunnya SMA/SMK di Bantul meluluskan sekitar 6.000 siswa, sehingga akan menambah angka pengangguran. Ini menjadi PR bagi kami, bagaimana agar mereka mendapat pekerjaan yang sesuai dengan kualifikasi dan minat pendidikan mereka,” tuturnya.

Baca juga:  Bantul Siap Hadapi Kemarau, Ribuan Pompa Air Diterjunkan untuk Bantu Petani

Diketahui, Bantul juga masih menunjukkan trend tinggi dalam pengiriman pekerja imigran. Maka menjadi tantangan pihaknya agar selalu mengimbau dan mensosialisasikan tidak asal mendaftar. Sekaligus, dapat mendaftar perusahaan terpercaya, seperti P3MI yang dulunya PJTKI, maupun BP3MI.

“Data tertinggi menunjukkan, sebanyak 2.650 serapan target kerja baik lokal, daerah, maupun antar negara berasal dari Bantul. Biasanya lebih memilih untuk bekerja di Malaysia, Hongkong dan Taiwan. Serta, di tahun lalu data pekerja luar negeri sebanyak 300-400 orang,” pungkasnya.(cr11/sam)