Widuri Waterpark Dinilai Perlu Dibangun Ulang

Kabid Sarpras Pariwisata Disparpora Pemalang Eko Daryanto
Kabid Sarpras Pariwisata Disparpora Pemalang Eko Daryanto. (UFAN FAUDHIL/JOGLO JATENG)

PEMALANG, Joglo Jateng – Mangkraknya wahana wisata Widuri Waterpark sejak Covid-19 pada awal 2020 merupakan sebuah kerugian bagi Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Pemalang. Dinas Pariwisata Pemuda dan Olahraga (Disparpora) Pemalang menyebutkan, wisata yang dahulu menjadi sumber Pendapatan Asli Daerah (PAD) terbesar di sektor wisata harus dibangun ulang bila ingin diaktifkan kembali dengan nilai yang cukup besar.

Plt Kepala Disparpora Pemalang Endro Johan Kusuma, melalui Kepala Bidang Sarana dan Prasarana Pariwisata Eko Daryanto mengatakan, perlu dana yang cukup besar bila ingin mengaktifkan kembali Widuri Waterpark. Menurutnya, harus ada perombakan besar-besaran dari wahana hingga sarana prasarana agar wisata air tersebut bisa aman dikunjungi oleh masyarakat.

“Kalau dihitung, untuk pembangunan pastinya kami tidak bisa menjawab karena harus ada perombakan keseluruhan wahana bila ingin beroperasi lagi. Jika dipaksakan tidak mengubah 100 persen, ditakutkan akan terjadi kecelakaan wisatawan yang berkunjung nantinya,” ujarnya.

Dikatakan bahwa saat ini seluruh wahana di Widuri Waterpark sangat memprihatinkan. Oleh karena itu, Eko menekankan bila akan ada pembangunan di sektor wisata, harus dibuat program rencana jangka panjang yang matang, agar ketika tidak digunakan tetap bisa dirawat nantinya.

Eko menuturkan, saat ini sudah ada dua atau tiga investor yang tertarik untuk mengelola wisata air itu. Namun dalam prosesnya, Pemkab masih membuat perhitungan keuntungan dan kerugian, terutama ketika membangun ulang agar penerimaan PAD bisa dimaksimalkan.  (fan/abd)