FKDM Siap Amankan Kerawanan Pemilu

PAPARKAN: Pj Wali Kota Yogyakarta Singgih Raharjo saat memberikan pengarahan dalam kegaitan FKDM di Wisma Sargede, belum lama ini. (HUMAS/JOGLO JOGJA)

KOTA, Joglo Jogja – Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Bakesbangpol) Kota Yogyakarta bersama dengan Forum Kewaspadaan Dini Masyarakat (FKDM) terus melakukan berbagai upaya untuk mengamankan kerawanan Pemilu. Hal itu diwujudkan dengan mendeteksi secara dini terhadap potensi ancaman, tantangan, hambatan dan gangguan yang mungkin terjadi ditengah masyarakat.

Penjabat (Pj) Wali Kota Yogyakarta Singgih Raharjo mengajak seluruh anggota FKDM yang berada di 45 Kelurahan dan 14 Kemantren ini untuk selalu menyamakan frekuensi. Salah satunya dengan mewujudkan Pemilihan Umum (Pemilu) 2024 yang aman dan damai.

“Jika ada percikan kecil untuk segera di mitigasi atau deteksi sejak dini. Sehingga dapat menetralisir kejadian dengan cepat dan tepat agar tidak berkembang dan berbuntut panjang,” terangnya.

Singgih menambahkan, menurutnya hal itu penting dilakukan agar fungsi FKDM sebagai komunitas intelijen berbasis masyarakat yang juga menjadi mitra aparat kewilayahan untuk selalu memberikan informasi awal berkaitan perkembangan situasi di Kota Yogyakarta. Sehingga, jika ada kondisi situasi yang kurang kondusif bisa segera tertangani dengan cepat, aman dan tepat.

“Khusus menjelang pesta demokrasi, walaupun tidak banyak persoalan yang ditemui, namun saya berharap anggota FKDM se-Kota Yogyakarta ini mampu menciptakan suasana aman, nyaman dan menanggapi persoalan dengan cepat. Saya berharap, para anggota FKDM juga mengajak masyarakat menggunakan hak suaranya saat Pemilu 2024. Satu suara sangatlah berpengaruh dalam pembangunan khususnya di Kota Yogyakarta,” paparnya.

Singgih menambahkan, untuk metode kampanye yang diperbolehkan dari tanggal 28 November 2023 hingga 10 Februari 2024 adalah kampanye terbatas dan kampanye umum.
Sehingga anggota FKDM diharapkan dapat bersiap untuk terus mewaspadai berbagai hal, yang berpotensi menjadi ancaman terhadap kehidupan masyarakat.

“Peran FKDM menjadi sangat penting dalam mengantisipasi datangnya ancaman. Prinsip temu cepat dan lapor cepat menjadi hal yang pokok dilakukan. Dengan harapan Kota Yogyakarta menjadi kota yang nyaman saat pelaksanaan Pemilu 2024,”ungkapnya.

Sementara itu, Ketua FKDM Kota Yogyakarta Bambang Joni Ismoyo mengungkapkan, pihaknya terus melakukan koordinasi antar anggota FKDM yang ada di wilayah.
Selain itu, sinergitas antar aparat kewilayahan juga diperlukan guna menangkal , mendeteksi dini dan mencegah dini potensi kerawanan tersebut di wilayah.

“Kita terus memantau terutama menjelang kampanye, kegiatan yang ada dilapapangan terus kita laporkan. Harapannya, dengan kegiatan ini, fungsi para anggota dapat memaksimalkan organisasi FKDM ini dengan baik,”pungkasnya. (riz/all)