Angka Kemiskinan Kota Semarang Dinilai Turun Signifikan

Hermawan Pancasiwi, Sosiolog
Hermawan Pancasiwi, Sosiolog. (DOK. PRIBADI/JOGLO JATENG)

SEMARANG, Joglo Jateng – Berdasarkan data Badan Pusat Statistik (BPS) Kota Semarang, di tahun 2023 angka kemiskinan Kota Atlas telah turun menjadi 4,23 persen. Dimana sebelumnya pada 2022 sebesar 4,25 persen. Dengan capaian ini, Sosiolog Kota Semarang, Hermawan Pancasiwi menilai, Pemerintah Kota (Pemkot) Semarang telah berhasil menurunkan angka kemiskinan hingga cukup signifikan.

Dia menyoroti permasalahan kemiskinan di Indonesia yang berkutat pada distribusi pendapatan tidak merata. Tetapi dalam konteks Kota Semarang, telah ada penyikapan untuk berbenah.

“Saya akui bahwa ada perbaikan kualitas dan dinamika masyarakat Kota Semarang dari pengamatan saya,” ucapnya saat dikonfirmasi Joglo Jateng, belum lama ini.

Lebih lanjut, ia menerangkan, ada sinergi bersama yang dilakukan oleh masyarakat. Sehingga perbaikan ekonomi untuk ‘membayar hutang’ karena hantaman pandemi covid-19 bisa dilakukan.

“Tidak mengherankan kemudian ada peningkatan sosial ekonomi yang ujungnya adalah penurunan angka kemiskinan,” kata dia.

Dari kacamata Hermawan, fasilitas yang ada sekarang ini turut berperan aktif. Khususnya sistem informasi seperti media sosial yang mendorong peningkatan roda ekonomi. (cr7/mg4)