Dinkes Kota Yogyakarta Dorong Seluruh Puskesmas Penuhi Standar Ramah Anak

AKTIF: Tampak anak-anak tengah bermain di Puskesmas Kotagede II, belum lama ini. (ISTIMEWA/JOGLO JOGJA)

KOTA, Joglo Jogja – Puskesmas Kotagede II mendapatkan penghargaan puskesmas terstandarisasi dalam kategori Pelayanan Ramah Anak di Puskesmas (PRAP), oleh Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak Republik Indonesia, belum lama ini. Sehingga diharapkan puskesmas lain di Kota Yogyakarta mengikuti proses standarisasi sebagai upaya wujudkan Kota Layak Anak.

Kepala Dinas Kesehatan Kota Yogyakarta Emma Rahmi Aryani mengatakan, pihaknya akan terus mendukung dan mendorong seluruh puskesmas mencapai standarisasi puskesmas ramah anak. Harus berinovasi agar puskesmas menjadi tempat dan tujuan masyarakat yang aman, nyaman dan berkualitas.

Baca juga:  Sampah Plastik Tercampur Pupuk Organik di Bantul, DLH Yogyakarta Lakukan Pengambilan Kembali

“Kami terus mendukung dan memfasilitasi puskesmas untuk ramah anak. Semoga di tahun ini, seluruh puskesmas yang sudah paripurna mendapatkan standarisasi tersebut. Sehingga anak nyaman berada di puskesmas karena berbagai fasilitas sudah tersedia,” ungkapnya.

Sementara itu, Kepala Bidang Perlindungan dan Pemenuhan Hak Anak DP3AP2KB Kota Yogyakarta Sri Isnayati Sudiasih menyampaikan, dengan pelayanan ramah anak di puskesmas itu akan meningkatkan status kesehatan anak. Dengan penerapan layanan yang sejalan tersedianya Sumber Daya Manusia (SDA) yang memiliki pemahaman tentang prinsip-prinsip Konvensi Hak Anak.

“Saya berharap, semakin banyak puskesmas di wilayah Kota Yogyakarta yang mengikuti proses standarisasi. Sebagai upaya kolaborasi bersama dalam mewujudkan Kota Layak Anak,” tambahnya.

Baca juga:  Puluhan Emak-emak Ikuti Wisuda Modeling

Sedangkan, Kepala Puskesmas Kotagede II, Yusnita Susila Astuti menambabhkan, pihaknya memiliki sejumlah layanan dan fasilitas ramah anak. Seperti ruang pemeriksaan, tempat konseling anak, tempat bermain yang telah memenuhi Standar Nasional Indonesia (SNI),  serta toilet anak.

“Selain fasilitas ramah anak, terdapat kotak saran yang bisa dimanfaatkan saat berkunjung. Sehingga layanan ini menjadi salah satu masukan bagi puskesmas agar fasilitas yang diberikan kepada anak jauh lebih baik dari sebelumnya,” jelasnya.

Lebih lanjut, Puskesmas Kotagede II juga menyediakan ruang laktasi, serta tanda peringatan kawasan tanpa rokok. Sekaligus, saat ini jumlah ibu hamil di wilayahnya sebanyak 102 orang, sedangkan jumlah balita ada 567.

Baca juga:  Usulkan Calon di Pilkada dari Golkar

“Dengan banyaknya jumlah balita dan ibu hamil yang ada akan menambah tingkat pelayanan puskesmas, dalam pemenuhan tumbuh kembang anak. Sehingga pelayanan ramah anak di sini dapat memberikan kontribusi terhadap kota layak anak,” pungkasya.(riz/sam)