Pemkot Yogyakarta Siapkan 3 Lapangan untuk Kampanye Terbuka Pemilu 2024

ASIK: Anak-anak saat bermain di Lapangan Sidokabul yang diproyeksikan untuk kampaye terbuka Pemilu 2024 di Kota Yogyakarta. (RIZKY ADRI KURNIADHANI/JOGLO JOGJA)

KOTA, Joglo Jogja – Pemerintah Kota (Pemkot) Yogyakarta melalui Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Bakesbangpol) Kota Yogyakarta memproyeksikan tiga lapangan yang akan digunakan untuk kampaye terbuka dalam Pemilu 2024, yang direncakan akan dimulai pada Minggu (21/1) mendatang. Meski begitu, masih diperlukan beberapa kajian lantaran lokasinya berada di tengah kampung.

Kepala Kesbangpol Kota Yogyakarta Nindyo mengatakan, untuk kampanye terbuka akan dilakukan pada 21 Januari mendatang. Namun sampai saat ini, jadwal dari KPU pusat belum terbit, di mana ini sudah tinggal dua minggu lagi.

Baca juga:  KADIN DIY Soroti Ancaman Resesi Ekonomi 2025

“Dan saat ini kami sudah koordinasi dengan KPU Kota Yogyakarta, ada tiga lapangan yang akan disasar untuk kampaye terbuka seperti Lapangan Sidokabul, Lapangan Mancasan, dan Lapangan Karangwaru,” ungkapnya.

Lebih lanjut, namun dari ketiga lapangan ini masih ada beberapa catatan karena lokasinya yang berada di tengah kampung. Karena akses jalan masuknya kecil, sehingga akses mitigasinya diperlukan solusi lebih lanjut. “Dan saat ini KPU Kota Yogyakarta sedang membuat kajian kepada tiga lapangan yang akan dipake tersebut,” jelasnya

Nindyo menambahkan, untuk menghadapi kampaye itu setidaknya ada tiga tim yang diterjunkan untuk memastikan kondusivitas terjadi di Kota Jogja selama gelaran kampanye. Pertama adalah tim surveyor yang terdiri dari internal Bakesbangpol Kota Yogyakarta. Lalu, ada juga tim pemantauan situasi politik di daerah yang turut menggandeng jawatan keamanan di masing-masing wilayah.

Baca juga:  Perkuat Sinergisitas Layanan Adminduk dengan Kalurahan

“Lalu ada tim monitoring pemilu. Tugasnya memotret, melihat, apa yang ada di masyarakat terkait dengan perpolitikan ini. Akan dikumpulkan, diolah. Akan digunakan untuk pengambilan kebijakan terkait dengan situasi kondusif di Kota Yogyakarta,” ungkapnya.

Sementara itu, Penjabat (Pj) Wali Kota Yogyakrta Singgih Raharjo mengimbau kepada masyarakat dalam bijak melaksanakan kampanye terbuka. Lantaran, saat ini situasi di Kota Yogyakarta terbilang kondusif.

“Semua pihak Kami minta untuk turut menjaga kondusifitas Pemilu. Salah satunya dengan tidak menggunakan knalpot brong saat kampanye. Knalpot brong sudah diantisipasi jauh hari sebelum masa kampanye. Polresta Yogyakarta juga melakukan operasi, memastikan tidak ada knalpot brong,” pungkasnya. (riz/all)