Komitmen Ciptakan Kawasan Pedestrian Malioboro Terbebas Asap Rokok

BERSAMA: Pj. Wali Kota Yogyakarta bersama paguyuban andong, becak dan pedagang Teras Malioboro dalam melaksanakan penandatanganan komitmen di Grage Hotel Yogyakarta, belum lama ini. (ISTIMEWA/JOGLO JOGJA)

KOTA, Joglo Jogja – Pemerintah Kota (Pemkot) Yogyakarta melakukan penandatanganan komitmen bersama Kawasan Tanpa Rokok (KTR) dengan komunitas paguyuban andong, becak dan pedagang Teras Malioboro 1 dan 2, di Grage Hotel Yogyakarta, belum lama ini. Dalam rangka menciptakan Kawasan Pedestrian Malioboro terbebas dari asap rokok.

Penjabat (Pj) Wali Kota Yogyakarta Singgih Raharjo mengatakan, para pelaku usaha pariwisata itu menjadi agen, untuk mengingatkan wisatawan agar menaati KTR di Malioboro. Sehingga ke depannya wisatawan maupun warga dapat mematuhi larangan yang sudah ditetapkan.

Selamat Idulfitri 2024

“Kita sepakat kawasan pedestrian Malioboro free asap rokok. Di mana tidak melarang orang merokok, tetapi menempatkan perokok di tempat khusus. Sehingga tidak mengganggu warga maupun wisatawan lainnya,” ujarnya.

Baca juga:  Warga Bantul Diminta Waspada Hadapi Cuaca Ekstrem

Lebih lanjut, setelah komitmen ini para pelaku usaha dan pariwisata diharapkan dapat  mengedepankan hospitality dan keramahtamahan yang baik. Sehingga menciptakan suasana di kawasan Malioboro patut dikunjungi.

Sementara itu, Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Yogyakarta Emma Rahmi Aryani menyampaikan, komitmen bersama itu diharapan kawasan tersebut bebas asap rokok. Sehingga yang tidak merokok bisa menikmati suasana Malioboro yang asri.

“Selain itu kita siapkan stiker untuk ditempelkan di andong, becak dan tempat-tempat larangan merokok. Sehingga yang masih merokok tetap diberi fasilitas, namun tidak mengganggu warga yang tidak merokok di kawasan Malioboro,” ungkapnya.

Baca juga:  Pemkot Yogyakarta Jalin Kerja Sama Pengolahan Sampah dengan Swasta

Dijelaskannya, ada tujuh tempat yang ditentukan menjadi KTR. Yaitu fasilitas pelayanan kesehatan, tempat proses belajar mengajar, tempat anak bermain, ibadah, angkutan umum. Sekaligus tempat umum, salah satunya Malioboro yang menjadi KTR melalui Keputusan Wali Kota Nomor 261 Tahun 2020 tentang Penetapan Kawasan Malioboro sebagai Kawasan Tanpa Rokok.

“Untuk lokasi khusus merokok, masih disediakan di beberapa titik seperti Taman Parkir Abu Bakar Ali, Utara Plaza Malioboro, Utara Ramayana Mall dan lantai 3 Pasar Beringharjo. Nantinya KTR akan kami tambah di sirip-sirip Malioboro,” jelasnya.(riz/sam)