1.258 Calon Jemaah Haji Sleman Dibekali Manasik

BERLATIH: Bupati Sleman Kustini Sri Purnomo saat menghadiri kegiatan bimbingan manasik bagi jamaah calon haji asal Kabupaten Sleman di Masjid agung dr. Wahidin Sudirohusodo, beberapa waktu lalu. (HUMAS/JOGLO JOGJA)

SLEMAN, Joglo Jogja – Kantor Wilayah Kementerian Agama (Kemenag) Sleman memulai bimbingan manasik haji kepada sebanyak 1.258 jemaah calon haji 2024 dari Bumi Sembada di serambi Masjid Agung dr. Wahidin Soedirohoesodo, Sleman. Hal itu untuk memberikan bekal para jemaah sebelum melaksanakan ibadah di tanah suci.

Kepala Seksi Penyelenggaraan Haji dan Umrah Kemenag Sleman Noor Imanah mengatakan, penyelenggaraan bimbingan manasik haji ini merupakan pelaksanaan terakhir, sebelum Jemaah diberangkatkan ke Arab Saudi.  Sebelumnya, bimbingan manasik haji bagi calon jemaah haji telah dilaksanakan enam kali di tingkat Kapanewon.

“Kalau untuk pelaksanaan bimbingan manasik haji tingkat Kabupaten Sleman telah dilaksanakan dua kali, dan kali ini yang terakhir. Semoga para jemaah akan lebih siap dan mantap untuk beribadah,” katanya.

Bimbingan manasik haji terakhir ini diisi dengan beragam materi seputar pelaksanaan ibadah haji. Tujuannya untuk memberi bekal bagi para jemaah calon haji yang akan melaksanakan ibadah haji pada 11 Mei 2024 mendatang.

Sementara itu, Bupati Sleman Kustini Sri Purnomo yang membuka kegiatan ini mengatakan, bimbingan dalam manasik haji merupakan salah satu persiapan penting bagi calon jemaah haji. Ia berharap, setelah mengikuti bimbingan manasik, para calon jamaah haji asal Kabupaten Sleman dapat melaksanakan ibadah haji dengan sebaik-baiknya sesuai tuntunan Islam.

“Kegiatan bimbingan manasik haji ini sebagai persiapan untuk melatih para jemaah calon haji agar mengetahui dengan mendalam apa saja yang harus dilakukan. Serta hal-hal apa saja yang tidak boleh dilakukan selama menunaikan ibadah haji di Mekkah,” tandasnya. (bam/abd)