Permintaan Kartu Kuning Meningkat, Disnaker Pemalang Imbau Pencari Kerja Isi Formulir secara Online

LAYANI: Petugas Disnaker Pemalang tengah melayani masyarakat dan menginput data pencari kerja untuk pembuatan kartu kuning, belum lama ini. (UFAN FAUDHIL/JOGLO JATENG)

PEMALANG, Joglo Jateng – Musim kelulusan anak sekolah 2024 ini membuat banyaknya permintaan pembuatan kartu kuning di Kabupaten Pemalang. Sejak adanya fenomena musiman ini, Disnaker Pemalang mencatat setiap hari ada 200-300 anak muda yang dilayani oleh petugas. Maka untuk meminimalisir antrean, masyarakat diimbau mengisi data administrasi di aplikasi https://karirhub.kemnaker.go.id/ agar mempermudah petugas.

Kepala Disnaker Pemalang Umroni melalui Kabid Pentan Disnaker Pemalang Winarno menuturkan, naiknya permintaan saat musim kelulusan sudah menjadi hak lumrah setiap tahunnya. Tercatat ada lebih dari 1.000 anak muda yang telah terdaftar sebagai pemegang kartu kuning, untuk digunakan sebagai tanda pencari kerja.

Baca juga:  Satpol PP Pemalang Bentuk Satlakar untuk Cegah Kebakaran

“Bisa dibilang fenomena ini pasti setiap tahun terjadi, dari setelah Lebaran sampai kelulusan pasti naik angkanya. Karena kartu kuning ini bisa dibilang kartu sakti untuk pada pencari kerja dalam menemukan lowongan atau perusahaan yang menemukan mereka,” terangnya, belum lama ini.

Adapun dalam rangka mempercepat layanan, pihaknya mengimbau masyarakat terutama anak muda mengisi data administrasi secara online di rumah. Sehingga petugas dapat langsung bekerja dengan mengecek data-data yang telah diisi ke dalam aplikasi dan bisa lebih cepat.

Diperkirakan permintaan ini masih akan terjadi hingga awal Juni mendatang, para pencari kerja didominasi oleh lulusan SMA/SMK tahun ini, serta kebanyakan dari mereka untuk bekerja di luar daerah namun masih dalam lingkup lokal. Sedangkan, permintaan tahap internasional masih jarang ditemui.

Baca juga:  IPM Pemalang Terbawah se-Jateng

“Ya untuk memotong antrean jadi kita imbau mengisi data di rumah. Sehingga petugas hanya mengecek ulang data di aplikasi,” pungkasnya.(fan/sam)