Ratusan Remaja Dibawah Umur Ajukan Dispensasi Nikah

BERPOSE: Para remaja Pemalang sedang bersantai di sela-sela jam istirahat pelajaran di sekolah mereka, belum lama ini. (UFAN FAUDHIL/JOGLO JATENG)

PEMALANG, Joglo Jateng – Dalam kurun waktu setahun belakangan ini, ada sebanyak 300 lebih remaja di Pemalang ramai-ramai mengajukan dispensasi menikah ke Kantor Pengadilan Agama (PA) Pemalang karena hamil diluar nikah. Dari data yang ada mayoritas pengajuan berasal dari wilayah Selatan Pemalang, terutama di Kecamatan Watukumpul dan Belik.

Humas PA Pemalang Sobirin menuturkan, dalam kurun waktu setahun belakangan telah menerima pengajuan dispensasi nikah dari masyarakat yang masih remaja sekitar 667 pasangan. Angka ini termasuk memprihatinkan dan terbukti pernikahan dini mulai marak, dengan adanya informasi viral di Kelurahan Pelutan, pernikahan pasangan muda yang masih duduk di bangku SMP akibat hamil diluar nikah.

Baca juga:  Bagikan Daging Kurban ke Masyarakat Sekitar Sumber Mata Air

“Catatan kita datanya itu di 202, jadi setahun kemarin ada 667 pasangan muda yang mengajukan dispensasi nikah ke kami. Alasannya paling banyak karena hamil diluar nikah, pergaulan bebas dan lain sebagainya,” ucapnya, Kamis (20/6/24).

Pihaknya menerangkan, banyak dari kasus pengajuan dispensasi itu dari masyarakat di wilayah Selatan Pemalang, yakni di Kecamatan Watukumpul dan Belik. Adapun jika dihitung keseluruhan di Pemalang, selama awal tahun hingga Juni 2024 ini, total ada 300 kasus di Pemalang.

Sedangkan, melihat masih bertambahnya angka itu, pihaknya berharap warga terutama orang tua, guru dan tokoh masyarakat bisa bersama-sama mengedukasi anak-anak agar tidak melakukan hal-hal ceroboh yang berakibat pada hilangnya masa depan. Dengan begitu kasus permohonan dispensasi ini bisa berkurang di tahun ini.

Baca juga:  12 Caleg Terpilih Belum Serahkan LHKPN

“Pasti semua orang merasakan, jadi mari kita bersama-sama dampingi anak-anak agar tidak melakukan hal-hal ceroboh mencoba pergaulan bebas hingga mengakibatkan hamil duluan. Paling penting orang tua bisa mendampingi mereka,” ungkapnya.(fan/sam)