Tanamkan Moderasi Beragama di Lingkup Pejabat

SINERGIS: Bupati Pemalang Mansur Hidayat bersama Kepala Litbang Kemenag Semarang Moch. Muhaemin saat pembukaan sosialisasi Moderasi Beragama untuk pejabat di Pendopo Pemalang, Rabu (10/7/24). (UFAN FAUDHIL/JOGLO JATENG)

PEMALANG, Joglo Jateng – Bersinergi bersama Badan Penelitian dan Pengembangan (Balitbang) Kementerian Agama (Kemenag) Jawa Tengah, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Pemalang melaksanakan Sosialisasi Moderasi Beragama bagi para pejabat, di Pendopo Pemalang, Rabu (10/7/24). Dengan berkeinginan agar mereka mampu memahami moderasi beragama dan tidak terbawa pada aliran yang membuat perpecahan antar umat.

Kepala Litbang Kemenag Semarang Moch. Muhaemin menuturkan, ini berdasarkan Peraturan Presiden (Perpres) Nomor 5 Tahun 2023 tentang Moderasi Beragama. Di dalamnya mencatat penguatan moderasi beragama bukan tanggung jawab lembaga vertikal saja, tetapi keterlibatan semua pihak dibutuhkan untuk menjadi pondasi di masyarakat. Serta, ini menjadi pelopor di 9 provinsi naungannya, dengan pertama kali melaksanakan kegiatan itu.

Baca juga:  Gaji PPPK Jadi Penyumbang Terbesar Kenaikan SILPA

“Ke-9 provinsi yang kami naungi yaitu Jateng, Jatim, DIY, NTB, NTT, Bali dan seluruh provinsi di Kalimantan kecuali Kaltim. Bagi kami moderasi beragama itu penting agar para pejabat bisa menjadi contoh di masyarakat untuk menyosialisasikan gerakan moderasi ini,” ucapnya, Rabu (10/7/24).

Pihaknya mengapresiasi Pemkab Pemalang, karena menjadi kabupaten paling responsif untuk mengajukan kegiatan ini, sehingga menjadi pelopor di 9 provinsi. Menilik 2024 tahun politik, maka perlu lebih menguatkan moderasi beragama. Sehingga tidak ada perpecahan antar umat di masyarakat.

Sementara itu, Bupati Pemalang Mansur Hidayat berpesan, agar seluruh masyarakat terutama pejabat yang menjadi peserta sosialisasi memahami materi-materi yang disampaikan. Kemudian disebarkan di lingkungan mereka masing-masing, dalam rangka memberikan pengetahuan tentang pentingnya moderasi beragama.

Baca juga:  Ingatkan Kepedulian Lingkungan melalui Lomba Mural

“Jika tidak memahami apa itu moderasi beragama, maka akan ada kelompok-kelompok seperti terorisme yang ingin memecah belah bangsa. Jadi mohon para pejabat pahami dan sosialisasikan di masyarakat materi yang disampaikan narasumber,” pungkasnya.(fan/sam)