BANTUL, Joglo Jogja – Kolaborasi antara Nanyang Academy of Fine Arts (NAFA) Singapura dan Institut Seni Indonesia (ISI) Yogyakarta bertajuk The Overseas Immersion Program #2 digelar pada Selasa hingga Jumat (16-19/7/2024). Acara ini dihelat di Departemen Manajemen Seni, Fakultas Seni Rupa (FSR) ISI Yogyakarta dan dihadiri oleh banyak peserta.
Panel kuliah internasional yang diadakan pada 16 Juli 2024 pukul 12.30-15.00 berlangsung di Gedung TKS, Fakultas Seni Rupa dan Desain ISI Yogyakarta. Pembicara dalam panel ini termasuk dosen ISI Yogyakarta Dian Ajeng dan Rr. Vegasari Adya.
Ketua Jurusan Tata Kelola Seni ISI, Dr. Mikke Susanto mengungkapkan, program ini memberikan peluang bagi mahasiswa untuk memperluas wawasan artistik mereka. Juga memperdalam pemahaman mengenai keragaman budaya.
“Ini adalah kesempatan berharga bagi kedua institusi untuk bertukar ide dan teknik secara dinamis, serta meningkatkan kolaborasi dan kreativitas di kalangan mahasiswa dan pengajar,” ungkapnya.
Pihaknya menambahkan, diskusi dalam panel ini mencakup berbagai topik menarik. Seperti pengelolaan seni di media sosial, edukasi Museum Affandi, proyek kuratorial mahasiswa NAFA, seni untuk inklusi dan mural protes di Yogyakarta.
“Setiap panelis memberikan presentasi menarik dengan bantuan media audiovisual, membuat diskusi selama tiga jam terasa sangat singkat,” tutur Mikke.
Selain itu, lanjutnya, akan ada kegiatan Lokakarya Pembuatan Cukil Kayu yang dipimpin oleh Syahrizal Pahlevi, seniman grafis terkenal di Indonesia dan pengajar di Prodi S1 Tata Kelola Seni. Tepatnya pada Jumat (19/7/2024), dari pukul 09.00 hingga 13.00.
“Lokakarya ini juga dihadiri oleh Prof. Gunalan Nadarajan dari Penny W. Stamps School of Art and Design, University of Michigan. Unit Internasional ISI Yogyakarta turut berperan dalam penyelenggaraan acara ini. Kolaborasi ini diharapkan dapat memperkuat hubungan antarlembaga dan membuka peluang baru untuk riset serta proyek seni di masa mendatang,” paparnya.
Melalui program ini, NAFA dan ISI Yogyakarta berkomitmen untuk terus mempererat kerja sama dan mengembangkan berbagai inisiatif artistik yang inovatif. Harapannya kolaborasi ini akan menghasilkan proyek-proyek seni yang menginspirasi dan berkontribusi pada dunia seni internasional. (suf/adf)










