Golkar Mulai Lirik Pasangan Masboy

SILATURAHMI: Bupati Petahana Pemalang Mansur Hidayat bersama Partai Gerindra saat mengunjungi DPD Partai Golkar untuk bersilaturahmi, belum lama ini. (DOK. PRIBADI/JOGLO JATENG)

PEMALANG, Joglo Jateng – Bola politik jelang pendaftaran Bakal Calon Bupati (Bacabup) dan wakil (Bacawabup) Pilkada Pemalang 2024 terus berputar. Hal ini terlihat dari langkah Partai Golkar yang sebelumnya memihak calon lain, kini melirik ingin masuk dalam koalisi pengusung Masboy (Mansur Hidayat dan Muhammad Bobby Dewantara). Jika benar-benar terwujud, maka Masboy akan menjadi Bacabup dan Bacawabup yang membawa koalisi terbesar di Pilkada Pemalang 2024.

Hal itu dibenarkan oleh Mansur Hidayat, selaku Bacabup yang merupakan bupati petahana pada Pilkada 2024 di Pemalang. Ia menuturkan bahwa Partai Golkar tengah berkomunikasi secara intens dengan tim koalisinya dan berpotensi akan bergabung dalam pengusungannya nanti.

Hingga saat ini, total telah ada dua partai besar yaitu PPP dan Partai Gerindra yang memantapkan diri membentuk koalisi untuk mengusung Masboy. “Ada Partai Golkar, persentasenya kita belum tahu pasti tetapi kemarin ada komunikasi mereka akan bergabung. Selain itu ada PAN, 90 persen ikut koalisi kita,” ucapnya, Selasa (30/7/24).

Pada Pilkada 2024 ini, Mansur ingin membentuk koalisi besar untuk maju sebagai satu-satunya Bakal Calon bersama Muhammad Bobby Dewantara yang akan menemaninya sebagai Bacawabup. Dengan koalisi besar ini, Masboy berharap bisa melawan kotak kosong, walaupun sebelum pendaftaran pada 27-29 Agustus masih banyak perubahan yang bisa terjadi.

Sementara itu, pada wawancara sebelumnya, Ketua DPD Partai Golkar Edi Susilo mengatakan bahwa sesuai surat perintah dari DPP partainya, dirinya telah memberikan surat tugas kepada Mansur Hidayat untuk mencari dukungan dalam Pilkada 2024. Sebelumnya, surat tugas tersebut juga diberikan kepada Anom Widiantoro yang digadang-gadang juga menjadi calon kuat yang akan melawan Mansur pada Pilkada Pemalang 2024.

“Rekomendasi kita masih proses, tetapi menurut surat perintah dari DPP kita direkomendasikan agar memberikan surat tugas kepada bupati petahana. Yang pasti Golkar memilih calon yang akan menang, siapa pun nantinya,” tegasnya. (fan/abd)