Ratusan Warga Jateng Ingin Pindah ke Luar Jawa, Apa Penyebabnya?

Kepala Disnakertrans Jateng, Ahmad Aziz. (LU'LUIL MAKNUN/JOGLO JATENG)

Berdasarkan catatan Disnakertrans, ada sejumlah daerah yang menjadi tujuan transmigran asal Jawa Tengah. Terbanyak yaitu Mamuju di Sulawesi Barat, Lamandau di Kalimantan Tengah, Sijunjung di Sumatera Barat.

“Kebanyakan profesinya petani, sesuai dengan potensi yang ada di sana. Bisa petani padi, bisa petani sawit, sesuai dengan potensi yang di sana, bahkan Lamandau itu bergeser kopi,” katanya.

Adapun proses transmigrasi melibatkan beberapa tahapan penting yang harus dipenuhi. Dimulai kabupaten/kota yang memiliki lahan harus mengajukan permohonan agar tanah tersebut menjadi lokasi transmigrasi.

Setelah itu, pemerintah provinsi akan merekomendasikan tanah yang telah bebas dari masalah hukum dan telah memenuhi persyaratan yang kemudian kondisinya akan dicek langsung oleh Kementerian Transmigrasi.

Selanjutnya, pihak kementerian akan menentukan apakah tanah tersebut layak untuk menjadi lokasi transmigrasi atau tidak. Fasilitas yang dibutuhkan juga akan dipertimbangkan sebelum transmigran diberikan haknya.

“Haknya transmigran ada rumah, pekarangan, dan tanah garapan,” ungkapnya.

Meskipun kuota transmigran dari Jawa Tengah terbatas, program ini diharapkan dapat membantu pemerataan pembangunan di seluruh Indonesia. Kemudian, mendukung pertumbuhan ekonomi di daerah yang menjadi lokasi transmigrasi. (luk/adf/ul)