Menyikapi potensi banjir, Bandara Ahmad Yani telah menyelesaikan pembangunan tanggul tahap pertama sepanjang 700 meter di ujung runway 13.
Langkah ini diharapkan meminimalisir gangguan operasional akibat curah hujan tinggi selama musim mudik.
“Tahap kedua akan segera menyusul. Kami juga menormalisasi drainase dan menyiagakan 58 pompa air,” papar Fajar.
Lebih lanjut, Posko mudik bandara akan beroperasi 24 jam untuk memantau pergerakan penumpang dan mengantisipasi kepadatan.
Layanan prioritas juga disediakan bagi penumpang lansia, disabilitas, dan kelompok rentan.
“Kami siapkan help desk di area check-in hingga boarding untuk memastikan proses perjalanan lancar,” imbuh Fajar.
Fajar mengimbau calon penumpang mematuhi batas bagasi dan tiba di bandara minimal 2 jam sebelum keberangkatan.
Dengan persiapan matang, Fajar yakin Bandara Ahmad Yani mampu memberikan pengalaman mudik nyaman bagi penumpang.
“Kepadatan diprediksi tinggi, terutama di hari puncak. Hindari membawa barang terlarang atau melebihi kuota untuk mempercepat proses pemeriksaan. Dukungan teknologi dan SDM profesional menjadi kunci. Kami berkomitmen memastikan perjalanan udara selama Lebaran aman dan lancar,” tutupnya. (luk).










