KENDAL, Joglo Jateng – Bazar sembako yang beda dari biasanya digelar Korp Alumni Himpunan Mahasiswa Islam (KAHMI) dan Forum Alumni HMI Wati (Forhati) Kabupaten Kendal. Mereka menjual paket sembako kepada warga bukan dengan pembayaran uang, melainkan dengan sampah.
Bazar ini digelar Kahmi dan Forhati di Rusunawa Kebondalem Kendal menjelang lebaran tahun 2025. Acara ini mendapat antusias tinggi dari warga yang tinggal di Rusunawa tersebut.
Ratusan warga Rusunawa terlihat antusias membawa sampah mereka dari Rusunawa. Sampah yang dibawa berupa kardus, botol galon, buku dan botol minuman instan.
Sampah-sampah ini telah terpilah dengan baik. Karena sebelumnya warga telah diberi pemahaman lewat koordinator dan pengurus Rusunawa.
Di bazar ini, sampah yang dibawa minimal 3 kg dan ditukar voucher untuk selanjutnya ditukar sembako. Sebelum acara dimulai, warga mendapatkan edukasi pengolahan sampah yang benar dan layanan administrasi kependudukan. Di acara ini Forhati Jateng juga menyampaikan bantuan modal kepada 4 pelaku usaha kecil perempuan.
Ketua KAHMI DR. Ali Martin menyampaikan, acara bazar ini bertujuan untuk meringankan beban kebutuhan warga Rusunawa menjelang Hari Raya Idulfitri.
“Ini juga untuk mengedukasi kepada warga agar sadar sampah. Karena Kabupaten Kendal sudah dalam kondisi darurat sampah,” kata Ali Marin, belum lama ini.
Ia juga menyampaikan bahwa acara bazar sembako digelar berkolaborasi dengan Bank Sampah Induk (BSI) Kendal, Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil (Disdukcapil) serta Dinas Perumahan dan Permukiman Kendal.










