REMBANG, Joglo Jateng – Dalam rangka menyambut penilaian Adiwiyata tingkat nasional, SD Negeri Magersari, Kecamatan Rembang, menggelar mini seminar bertema literasi jurnalistik, Selasa (27/5/25). Pihak sekolah menggandeng Joglo Jateng sebagai mitra dalam memperkenalkan dunia jurnalistik dasar kepada siswa-siswi sekolah dasar.
Wakil Kepala Biro Kudus, Joglo Jateng, Syamsul Hadi yang secara interaktif mengajak anak-anak untuk membaca koran bersama. Sambil menjelaskan berbagai istilah dan konsep dalam dunia jurnalistik. Anak-anak diajak mengenal lebih dalam tentang berita, tugas wartawan, dan bagaimana cara membaca tulisan jurnalistik secara benar.
“Kami ingin anak-anak tahu bahwa membaca itu menyenangkan. Terutama saat mereka membaca koran. Di balik setiap tulisan, ada proses kerja jurnalistik yang menarik dan bisa menambah wawasan mereka,” paparnya.

Selain memberikan pemahaman teoritis, Syamsul juga memperkenalkan berbagai rubrik dalam surat kabar. Lalu mengajak siswa berdiskusi tentang berita-berita yang sesuai dengan usia mereka. Hal ini dilakukan untuk meningkatkan minat baca sekaligus melatih kemampuan berpikir kritis sejak dini.
Sementara itu, Kepala SD Negeri Magersari, Slamet Sujiharno menyampaikan, kegiatan ini menjadi upaya sekolah membentuk karakter anak yang gemar membaca. Selain itu juga agar anak memiliki kesadaran literasi media yang baik.

“Pengenalan jurnalistik harus dimulai sejak dini, bukan nanti saat mereka SMP dan seterusnya. Tujuannya agar anak-anak tidak hanya bermain gadget dalam kesehariannya, tetapi juga bisa membaca dan memahami berita dengan benar,” katanya.
Ia menambahkan, literasi berita menjadi penting di era informasi digital saat ini. Menurutnya, pemahaman dasar tentang media dan berita akan membantu anak-anak memilah informasi.
“Kalau sejak kecil mereka sudah tahu apa itu berita dan bagaimana berita dibuat. Maka saat besar nanti mereka tidak mudah terpengaruh oleh hoaks. Ini juga menjadi bekal penting dalam mendukung program Adiwiyata yang menekankan kesadaran lingkungan dan partisipasi aktif siswa,” tambahnya. (uma/fat)










