PATI, Joglo Jateng – Bupati Pati, Sudewo mengunjungi Desa Manggunrekso Kecamatan Tambakromo Kabupaten Pati, Minggu (1/6). Kunjungan ini dalam rangka penguatan program 1 hektar 10 bisa.
Sudewo mengungkapkan bahwa sudah ada petani di Manggunrekso yang berhasil panen 10 ton lebih di lahan 1 hektar. Ia pun memberikan apresiasi terhadap capaian itu.
“Saya merasa bangga capaian prestasi untuk Tambakromo. Beberapa hari lalu saya diberi laporan di salah satu desa, Manggunrekso dan Tambaharjo, mampu membuktikan panen bisa 10 ton lebih,” kata Sudewo saat memberikan sambutan dalam kegiatan itu.
Ia menilai capaian petani dari Manggunrekso itu bisa menjadi bukti bahwa pertanian di Pati Bagian Selatan bisa ditingkatkan. Sehingga menurutnya, ini membantah rumor yang berkembang selama ini.
“Ini suprise buat saya. Ini membanggakan buat kita semua. Sebelumnya ada rumor Pati kidul tidak akan bisa. Dengan alasan airnya kurang. Stigma itu tidak benar. Pati kidul setara dengan Pati Utara,” terangnya.
Pihaknya pun berharap petani harus berjuang sekuat tenaga. Karena, target 10 ton per 1 hektar ini juga demi kebaikan para petani yang bisa menghasilkan untung lebih.
“1 hektar biasanya 5 ton 6 ton. Ini bisa menjadi 10 ton. Yang untung adalah petani,” ujar dia.
Dengan peningkatan ini, lanjut dia, secara otomatis akan menyelesaikan masalah pertanian lainnya. Baik itu persoalan pupuk maupun harga.
“Jadi ini kesempatan. Tidak ada masalah pupuk, tidak ada masalah harga, pupuk dan harga jatuh tidak perlu khawatir. Karena mendapatkan uang yang banyak ketika panen tingkatan produksinya. Sudah ada contohnya Pak Warno dari Manggunrekso. Ini bukan kebetulan. Tapi perlu diperjuangkan. Jadi pasti bisa. Tergantung niat panjenengan,” pungkasnya. (lut)










