Menurutnya, keberhasilan ini menjadi pemicu semangat bagi program studi lain untuk terus berbenah. Selain itu, juga tetap berinovasi dan segera menyusul untuk unggul.
“Program Studi PGMI dikenal dengan fokusnya dalam mencetak guru-guru Madrasah Ibtidaiyah yang profesional, inovatif, dan berkarakter Islam rahmatan lil alamin.
Sementara, Program Studi PAI telah lama menjadi pilihan utama bagi calon pendidik agama, dai, dan peneliti bidang keislaman dengan kurikulum yang komprehensif. Terlebih lagi, didukung oleh pengalaman praktis.
“Diharapkan daya saing lulusan PGMI dan PAI Unwahas makin meningkat di dunia kerja. Selain itu, status ini juga akan membuka peluang lebih luas untuk kerja sama strategis dengan berbagai institusi, baik di tingkat nasional maupun internasional,” pungkasnya.
Pencapaian ini, kata Inawati, juga diyakini dapat meningkatkan kepercayaan masyarakat untuk menimba ilmu di Unwahas.
Sebagai informasi, pengumuman hasil akreditasi yang diterima awal bulan Juni 2025. Hal ini tentu disambut penuh sukacita oleh seluruh civitas akademika Unwahas. Khususnya Fakultas Agama Islam (FAI) yang menaungi kedua prodi tersebut.
Predikat “Unggul” merupakan peringkat akreditasi tertinggi yang diberikan oleh LAMDIK. Hal tersebut menunjukkan standar mutu yang sangat tinggi dalam berbasis aspek mulai dari kurikulum, kualitas dosen, fasilitas, penelitian, pengabdian masyarakat hingga tata kelola. (int/adf)










