KUDUS, Joglo Jateng – Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB) di SMK Muhammadiyah Kudus, untuk tahun ajaran ini hampir mencapai batas maksimal. Dari total kuota sebanyak 432 siswa, hingga saat ini sudah terisi 423 pendaftar.
Dengan demikian, Waka Humas SMK Muhammadiyah Kudus, Lukman menyampaikan, hanya tersisa sembilan kuota yang masih terbuka. Yaitu delapan untuk jurusan Teknik Komputer dan Jaringan (TKJ) dan satu kursi terakhir untuk jurusan Produksi Film.
“Minat masyarakat terhadap sekolah kami tergolong tinggi. Khususnya untuk jurusan Teknik Sepeda Motor (TSM), dan Teknik Kendaraan Ringan (TKR). Keduanya menjadi langganan favorit setiap tahunnya. Dan hampir selalu penuh pada awal masa pendaftaran,” jelasnya, Kamis (3/7).
Kondisi ini menunjukkan, kepercayaan masyarakat terhadap kualitas pembelajaran di bidang otomotif. Yang telah dikembangkan dan dibuktikan oleh lulusan-lulusan sebelumnya. Sekolah ini memang dikenal memiliki program keahlian yang selaras.
“Dengan fasilitas praktik yang lengkap, dan kerja sama industri yang aktif. Para siswa dibekali kemampuan teknis. Sekaligus kedisiplinan kerja yang kuat. Tak heran, jika lulusan memiliki peluang besar terserap langsung oleh dunia industri,” ungkapnya.
Namun demikian, bagi calon siswa yang belum sempat mendaftar, SMK Muhammadiyah Kudus masih membuka peluang untuk masuk ke jurusan lain. TKJ memiliki prospek cerah di dunia teknologi informasi, saat ini masih menyediakan beberapa kursi.
“Begitu juga jurusan Produksi Film. Yang menjadi pilihan menarik bagi siswa, di mana memiliki minat di bidang kreatif dan perfilman. Kami menyambut baik calon peserta didik baru yang ingin bergabung,” ujarnya.
Langkah ini merupakan upaya. Agar seluruh kuota dapat terpenuhi, sekaligus memberikan kesempatan kepada siswa. Untuk tetap mendapatkan pendidikan sesuai potensi dan minat baru yang bisa dikembangkan. (cr9/fat)










