DINAS Kesehatan (Dinkes) Provinsi Jawa Tengah melaksanakan program Cek Kesehatan Gratis (CKG) di sekolah-sekolah sebagai bagian dari upaya skrining kesehatan masyarakat. Khususnya pada anak dan remaja. Kegiatan ini digelar mulai 14 Juli 2025 dan menyasar peserta didik dari jenjang pendidikan rendah hingga SMA/SMK, termasuk Sekolah Rakyat (boarding school).
Kepala Dinkes Jateng, Yunita Dyah Suminar mengatakan bahwa CKG dilakukan bertepatan dengan masa awal masuk sekolah dan kegiatan Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS).
“Anak-anak yang baru masuk sekolah langsung mendapat skrining kesehatan. Ini penting karena kami ingin memastikan mereka sehat secara fisik maupun mental,” jelas Yunita, Senin (14/7/25).
Menurutnya, skrining meliputi pemeriksaan mata, gigi, telinga, tekanan darah, kadar gula, serta deteksi anemia. Untuk siswa perempuan, juga dilakukan pemeriksaan dini kanker payudara dan kanker serviks, sementara siswa laki-laki disasar untuk skrining kanker kolon. Selain itu, status kebugaran dan kebiasaan merokok turut dipantau. Yang menarik, program ini juga memperhatikan aspek kesehatan jiwa.
“Anak-anak yang masuk boarding school, misalnya, harus dicek juga kondisi mentalnya. Karena terpisah dari orang tua, mereka butuh perhatian khusus. Pemeriksaan kesehatan jiwa juga kami lakukan,” tegasnya.










