SPSI Kudus juga terus mendorong penyelesaian perselisihan melalui dialog bipartiet antara pekerja dan manajemen. DPC hanya akan turun tangan jika diperlukan, dan tetap menghormati hasil kesepakatan internal perusahaan.
Mengenai perbedaan afiliasi serikat di tingkat nasional, Andreas menjelaskan bahwa SPSI kini terpecah ke dalam empat kubu: Yoris, Jumhur, Andi Gani, dan Sarta Ginting. SPSI Kudus memilih berafiliasi ke kubu Jumhur melalui jalur Edi Rianto karena mayoritas anggotanya berasal dari RTMM.
Meski demikian, ia menegaskan bahwa SPSI Kudus tetap terbuka terhadap kubu lain selama tidak memecah organisasi di tingkat daerah.
“Silakan berbeda afiliasi, tapi SPSI di Kudus harus tetap satu. Supaya perusahaan dan pemerintah tidak bingung dalam koordinasi,” pungkasnya.
Ia berharap kekompakan di tingkat daerah bisa terus dijaga agar serikat pekerja tetap kuat, terorganisir, dan mampu memperjuangkan kepentingan buruh di tengah tantangan industri yang terus berubah. (adm/rds)










